Mobil Hingga Tas Mewah Milik Koruptor Laku Dilelang KPK

  • 13 Juli 2021 16:25 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibantu Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) berhasil melelang barang-barang sitaan milik terpidana kasus korupsi. Barang-barang sitaan tersebut yakni, satu uni mobil serta tas mewah merek Balenciaga.

Adapun, satu unit mobil yang berhasil dilelang yakni Suzuki Type GC415-APV DLX atas nama Erni Ariyanti. Mobil tersebut berkaitan dengan perkara korupsi yang menjerat mantan Bupati Labuhanbatu Utara, H. Kharruddin Syah Alias H Buyung. Mobil itu berhasil dilelang dengan harga Rp71 Juta.

"Pada Selasa 6 Juli 2021 KPK bersama dan melalui KPKNL Medan telah melaksanakan lelang barang rampasan berdasarkan Putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan Nomor: 5/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Mdn tanggal 8 April 2021 atas nama Terpidana H. Kharruddin Syah Alias H Buyung," beber Plt Juru Bicara KPK, Ipi Maryati Kuding melalui keterangan resminya, Selasa (13/7/2021).

"Barang lelang tersebut berupa satu unit mobil Suzuki Type GC415-APV DLX atas nama ERNI ARIYANTI. Objek lelang tersebut terjual dengan harga Rp71.000.000,00 dari harga penawaran awal Rp58.325.000,00," imbuhnya.

Selanjutnya, KPK dibantu KPKNL Jakarta III juga berhasil melelang tas merek Balenciaga milik mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip. Tas mewah tersebut berhasil dilelang Rp15 juta dari harga awal yang ditawarkan Rp14,8 juta.

Sementara satu set anting-anting emas putih bermata berlian yang juga milik Sri Wahyumi, belum laku dilelang. Satu set perhiasan milik Sri Wahyumi tersebut sebelumnya dilelang dengan harga limit Rp28.645.000 dan uang jaminan Rp8.000.000. Perhiasan itu rencananya akan dilelang kembali oleh KPK.

"Dari dua objek lelang, laku terjual yaitu satu tas wanita merk "Balenciaga" warna abu-abu beserta kotaknya yang tersimpan dalam tas warna merah bertuliskan ELLE Paris dengan harga Rp15.000.000,00 dari harga penawaran awal Rp14.803.000,00," beber Ipi.

"Pelaksanaan lelang barang rampasan dari barang-barang milik para pelaku korupsi yang telah disita secara sah menurut hukum, merupakan salah satu bentuk pemenuhan aset recovery dari hasil tindak pidana korupsi," sambungnya.

 

(ads)



TAGS :

Komentar