Laporkan Greenpeace Indonesia ke Polisi, KPK : Menyampaikan Aspirasi Tentu Harus Sesuai Aturan

  • 23 Juli 2021 16:15 WITA
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang lingkungan, Greenpeace Indonesia, ke pihak kepolisian.

Laporan itu buntut dari aksi kritik Greenpeace Indonesia menggunakan laser di Gedung KPK pada 28 Juni 2021, lalu.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, pihaknya sangat menghormati kebebasan untuk menyampaikan pendapat. Termasuk kritik dari Greenpeace Indonesia.

Namun, penyampaian aspirasi atau kritik harus juga sesuai dengan aturan yang berlaku. KPK menganggap aksi yang dilakukan Greenpeace Indonesia tidak sesuai aturan.

"Kami tidak bisa memaknainya sebagai kebebasan berpendapat. Karena siapapun dalam konteks menyampaikan aspirasi tentu harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku," kata Ali Fikri melalui keterangan resminya, Jumat (23/7/2021).

Ali mengakui bahwa kebebasan untuk menyampaikan gagasan dan pendapat dijamin oleh Undang-Undang.

Gagasan, informasi, kritik, dan masukan yang disampaikan dengan cara-cara simbolik, kata Ali, dimaknai KPK sebagai seni kebebasan berpendapat.

Tetapi, sambungnya, ada aturan yang dilanggar oleh Greenpeace Indonesia dalam menyampaikan kritik.

"Menembakkan laser ke gedung KPK yang saat itu dilakukan di malam hari dan kami menduga kegiatan dilakukan tanpa ada izin dari yang berwenang, bagi kami ini tidak seperti aksi biasanya dan sangat tidak normal," bebernya.

Oleh karenanya, KPK melaporkan Greenpeace Indonesia ke Polres Metro Jakarta Selatan, belum lama ini.

Ali mengklaim pihaknya akan selalu terbuka terhadap setiap gagasan dan kritikan dari masyarakat. KPK, ditekankan Ali, juga siap unruk dialog terkait permasalahan yang ada.

"Karenanya, kami berharap ini menjadi pembelajaran kita bersama bagaimana kebebasan berpendapat digunakan dengan tanggung jawab sesuai nilai-nilai budaya, dan terutama tentu menghormati ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.

Sekadar informasi, Gedung Merah Putih KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, dihiasi oleh berbagai warna-warni tulisan kritis, pada Senin, 28 Juni 2021, malam hari.

Warna-warni tulisan itu bersumber dari sebuah laser yang kemudian 'ditembaki' ke arah Gedung KPK.

'Tembakan' laser tersebut berwarna merah dan hijau yang menyala di bagian samping kanan, kiri, dan depan Gedung KPK. Laser tersebut membentuk sebuah tulisan yang diantaranya, 'Berani Jujur Pecat', '#Mosi Tidak Percaya', 'Save KPK', hingga 'Rakyat Sudah Mual'.

Aksi kreatif tersebut ternyata diinisiasi oleh Organisasi Lingkungan Global, Greenpeace Indonesia.

Aksi tersebut dilakukan Greenpeace Indonesia sebagai langkah dalam memperjuangkan keadilan terhadap 51 pegawai KPK yang terancam dipecat karena tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

 

(ads)



TAGS :

Komentar