KPK Tegaskan Hasil Pemeriksaan Dewas Buktikan Proses TWK Tak Langgar Etik

  • 27 Juli 2021 12:20 WITA
Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri menegaskan, hasil pemeriksaan Dewan Pengawas (Dewas) membuktikan bahwa proses Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tidak melanggar kode etik. Dengan demikian, kata Ali, pimpinan KPK tidak terbukti melanggar etik dalam proses pelaksanaan TWK.

Ali meyakini, proses pemeriksaan Dewas terhadap laporan dugaan pelanggaran etik para pimpinan terkait pelaksanaan TWK sudah sesuai dengan prosedur. Salah satunya, Dewas telah memeriksa sejumlah pihak yang memang kompeten dan mengetahui proses TWK dalam rangka alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Dewas telah memeriksa pihak-pihak yang diyakini mengetahui informasi dan keterangan fakta yang diperlukan untuk mengumpulkan bukti terkait atas pengaduan tersebut," kata Ali melalui pesan singkatnya, Selasa (27/7/2021).

"Para terperiksa yang terdiri dari 5 orang pimpinan KPK sebagai pihak terlapor, 3 orang dari pihak pelapor, 3 orang dari pihak internal KPK, dan 5 orang dari pihak eksternal telah menyampaikan informasi yang mereka ketahui secara lengkap kepada Dewas," imbuhnya.

Selain meminta keterangan para pihak, kata Ali, Dewas juga sudah memeriksa dokumen dan rekaman yang memuat sebanyak 42 bukti. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Dewas menegaskan bahwa proses dan pelaksanaan TWK tidak ada unsur kode etik yang dilanggar. 

"Dewas secara musyawarah dan mufakat berkesimpulan bahwa 7 poin pengaduan dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku dimaksud, tidak memiliki kecukupan bukti sehingga tidak memenuhi syarat dilanjutkan ke Sidang Etik," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Ali, Dewas telah terbuka terhadap semua pihak yang mengetahui atau memiliki informasi adanya dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku yang dilakukan insan KPK untuk menyampaikan pengaduannya. Dewas pun berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap insan KPK secara profesional dan transparan. 

"Tentu dalam rangka memastikan agar pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi di lembaga ini taat azas dan peraturan, serta mengedepankan nilai-nilai etik dan pedoman perilaku insan KPK," pungkasnya.

 

(ads)



TAGS :

Komentar