Diciduk di Banyuwangi, Pemilik 15 kg Ganja Jalani Sidang di Denpasar

  • 27 Juli 2021 16:10 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Setelah mengamankan puluhan karung berisikan ganja, pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Nur Moch. Kosim alias Dalbo (32) di Banyuwangi.

Terungkap dalam sidang, barang bukti yang diamankan dari terdakwa asal Banyuwangi ini sebanyak 6 karung yang didalamnya terdapat bungkusan berisi ganja yang ditutupi sejumlah kain dan pakaian bekas. Total keseluruhan ada 15.286,08 gram netto atau 15,3 kg.

Dalam sidang yang digelar secara online di PN Denpasar, Selasa (27/7/2021) terungkap bahwa terdakwa ditangkap pada 08 Maret 2021, sekira pukul 12.30 waktu setempat bagian barat dirumahnya dusun Kemiren, Banyuwangi.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa NL Wyn Adhi Antari,SH dihadapan Hakim Ketua sidang, Hari Supriyanto,SH, MH, Menyebutkan bahwa awalnya dihubungi oleh Doni (belum tertangkap) yang menawarkan pekerjaan untuk mengantar barang narkotika dengan daerah tujuan Denpasar, Bali.

Setelah Oke, pada Kamis 4 Maret 2021 sekira pukul 10.00 WIB, terdakwa menerima kiriman 7 karung yang diantar oleh petugas ekspedisi di rumahnya dusun Kemiren, Singojuruh Banyuwangi.

Kemudian terdakwa menghubungi Doni dengan cara Video Call untuk tujuan menanyakan dan meyakinkan kiriman yang telah diterimanya. Setelah Doni membenarkan, terdakwa langsung menyimpan ke tujuh karung tersebut ke dalam kamar tidurnya.

Beberapa menit kemudian, terdakwa kembali dihubungi oleh Doni untuk membawa 1 karung diserahkan kepada laki-laki kode "Gimbal" dengan lokasi depan Warung Soto Pak Hasim di Daerah Rogojampi.

Tiba dilokasi yang diperintahkan, terdakwa bertemu dengan seseorang yang belakangan diketahui bernama Yulis Siswanto Als. Embing (penuntutan terpisah).

"Terdakwa bertanya kepada saksi Yulis Siswanto Als. Embing dengan berkata “Gimbal ya?” lalu dijawab oleh saksi Yulis, “Ya, benar”, selanjutnya terdakwa langsung menyerahkan 1 karung yang berisi paket ganja tersebut. Setelah itu mereka pergi dari tempat tersebut," sebut Jaksa dalam dakwaan.
 
Selanjutnya, Senin 08 Maret 2021, sekira pukul 12.30 WIB sesampainya terdakwa dirumahnya, terdakwa didatangi 4 orang petugas mengaku dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Bali. Tanpa banyak bicara, terdakwa langsung digiring untuk diinterogasi.

Dari penangkapan ini ditemukan di dalam kamar tidur rumah terdakwa barang berupa tumpukan karung yang berisi potongan kain dan pakaian bekas. Setelah dikeluarkan isinya, ditemukan bungkusan pelastik yang dilatban berisi ganja. 

"Total paket ganja yang ditemukan ada 15 paket yang dibungkus lakban berisi biji, batang dan daun tanaman yang diduga narkotika jenis Ganja dengan berat bersih keseluruhan 15.286,08 gram," tulis dalam dakwaan.

Perbuatan terdakwa dijerat dan diancam dalam Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dengan ancaman pidana penjara selama 20 tahun.

 

(eli)



TAGS :

Komentar