Peringati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia, DAP Tabi: Akan Ada Kontrak Baru

  • 09 Agustus 2021 20:45 WITA
Peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Se-Dunia Wilayah Tabi (Mamberamo - Tami).

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAYAPURA - Memperingati Hari Intenasional Masyarakat Adat Sedunia yang diperingati pada hari ini 9 Agustus 2021, Dewan Adat Tabi (Mamberamo - Tami) menggelar doa syukur.

Doa syukur dilaksanakan di Sekretariat Dewan Adat Tabi (Mameramo - Tami) di Kampung Kleublouw Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, Senin (9/8/2021) siang, dihadiri sekitar 6 (enam) tokoh adat diwilayah adat Mamberamo - Tami. Antaranya,

Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah Tabi (Mamberamo - Tami) Yakonias M. Wabran, Sekretaris Irenius Pepuho, Koordinator Aliansi Masyarkat Adat Nusantra (Aman) Regional Papua, Daniel Toto, DAP Keerom Izak Yunan, DAP Sarmi Niko Daufera, dan Dewan Aman Wilayah Kabupaten Jayapura Yonas Kalem.

Ketua DAP Wilayah Tabi (Mamberamo-Tami) Yakonias M. Wabran membacakan sambutan Ketua DAP Yan Pieter Yarangga menyebut tema perayaan Hari Internasional Masyrakat Adat Se- Dunia adalah "Leave No One Behind, Indigenous Peoples And The Call New Social Contrack" dengan sub Thema "Marilah Rebut Kembali Masa Depan Kita, Bangun Hari Esok yang Inklusif, Adil dan Aman".

"Tema ini dari Sekjen PBB, saya percaya tema ini tidak salah dan sangat tepat dengan kondisi Papua saat ini. Dengan adanya Perubahan Otsus menaji UU No 2 Tahun 2001," kata Wabran.

Dilanjutkan, perubahan UU Otsus dan didalamnya mengisyaratkan akan ada kantor Perwakilan Kantor Kepresidenan di Tanah Papua.

Hal ini disambut baik dan diyakininya akan ada kontrak baru yang intinya harus menjunjung tinggi nilai Adat di Papua.

"Tema ini sudah nyambung, karena akan ada kontrak baru, dan saya katakan bahwa dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Karena kantor Kepresidenan akan dibangun di atas tanah Tabi untuk Papua, sehingga harapan kami beliau (Presiden, red) harus mendengar orang Tabi. Dan kami katakan bahwa dari dulu kami sudah memberikan yang terbaik," ucapnya.

Sementara, Koordinator Aman Regional Papua, Daniel Toto mengatakan bahwa, Aman sudah bekerja sejak 20 tahun lalu. Dan sudah membantu masyarakat adat di Indonesia, sehingga mulai saat ini, Aman akan membantu Papua dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Papua.

"Banyak hal yang akan kita koordinasikan bersama DAP dan DAP Tabi, dan hal yang kelihatan adalah duduknya orang adat dilembaga-lembaga terhormat dan ini akan kita bicarakan nanti, dan harapan kami.bisa disahkan oleh pemerintah," katanya.

Untuk diketahui, rencananya pelaksanaan Kongres Aman VI akan dilaksanakan di Kabupaten Jayapura. Toto berharap semua kesiapan harus dikoordinasikan saat ini.

"Semua yang akan datang dengan perkiraan jumlahnya sebanyak 6000 orang akan tinggal di kampung-kampung, dan kita rekomendasikan di kampung sekitar danau Sentani. Sehingga kami berharap semua bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

(dy)



TAGS :

Komentar