Harga Sayur saat Musim Panen Menurun, Somya Harap Petani Tetap Semangat

  • 16 Agustus 2021 16:20 WITA
Made Somya Putra (kaos putih)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Musim panen sayuran di beberapa daerah di Bali cukup bagus. Namun sayangnya harga sayuran di berbagai pasar justru jatuh sehingga petani mengalami kerugian.

"Agar petani tak terlalu rugi, kita bantu menyalurkannya kepada warga yang membutuhkan di tengah situasi sulit saat ini akibat dampak pandemi," kata Made Somya Putra saat mendistribusikan paket sayuran kepada wartawan di Kantor Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Provinsi Bali, Senin (16/8/2021).

Menurutnya, kondisi petani khususnya petani sayuran cukup memprihatinkan, di mana saat musim panen cukup bagus malah harganya anjlok.

"Seperti labu siam ini harganya Rp300 per kilo. Satu ton berarti harganya hanya Rp300 ribu. Terong juga tak beda jauh harganya," kata Somya bernada prihatin.

Oleh karena itu, ia bekerjasama dengan petani dan relawan dengan berusaha membantu dan mendorong agar petani tetap semangat.

Somya yang berprofesi sebagai pengacara ini menambahkan, sebelumnya ia menyalurkan ratusan paket sayuran kepada warga di beberapa kabupaten di Pulau Dewata.

"Dan ini akan terus kita lakukan. Apalagi dukungan petani dan relawan untuk berbagai semakin meluas," jelas pengacara asal Sukawana, Kintamani, Bangli ini.

Yang membanggakan tambah Somya, apa yang dilakukan sekarang ini banyak menginspirasi para petani lain.

Mereka akhirnya ikut peduli menyisihkan sebagian hasil panennya untuk disumbangkan kepada warga lain yang membutuhkan.

"Jadi jangan karena keterbatasan uang kita sulit berbagi. Mari bersedekah seberapa keikhlasan yang bisa kita lakukan," ujar Somya.

 

(ag/lis)



TAGS :

Komentar