Djoko Tjandra Dapat Remisi Kemerdekaan RI, Pidana Penjaranya Dipotong 2 Bulan

  • 20 Agustus 2021 18:25 WITA
Djoko Tjandra saat masih menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat

Males Baca?

 

MCWNEWS.COM, JAKARTA - Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Rika Aprianti membenarkan bahwa terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra) mendapat remisi atau potongan hukuman.

Buronan yang sudah kabur selama sekira 11 tahun tersebut mendapat potongan masa tahanan selama dua bulan. Adapun, remisi itu diberikan oleh Ditjenpas Kemenkumham dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-76. Pemberian remisi itu, kata Rika, sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. 

"Bahwa Pasal 14 ayat 1 huruf (i) Undang-undang Nomor 12 tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan menyatakan narapidana berhak mendapatkan Remisi," kata Rika melalui pesan singkatnya, Jumat (20/8/2021).

"Berdasarkan putusan terpidana Joko Soegianto Tjandra , yakni putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor: 12/K/PID.SUS/2009 Tanggal 11 Juni 2009 yang sudah memperoleh kekuatan hukum tetap (InKracht Van Gweisjde), maka yang bersangkutan dikenakan peraturan pemberian hak remisi sesuai ketentuan pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2006," imbuhnya.

Menurut Rika, pemberian remisi terhadap Djoko Tjandra tersebut juga sudah sesuai dengan Pasal 34 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2006. Adapun, pasal tersebut menjelaskan sebagai berikut :

Bagi Narapidana yang dipidana karena melakukan tindak pidana terorisme, narkotika dan psikotropika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara dan kejahatan hak asasi manusia yang berat, dan kejahatan transnasional terorganisasi lainnya, diberikan Remisi apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: a) berkelakuan baik; b) telah menjalani 1/3 (satu per tiga) masa pidana.

Dijelaskan Rika, Joko Soegiarto Tjandra telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan remisi pada hari kemerdekaan RI. Di mana, Djoko Tjandra disebut sudah menjalani 1/3 masa pidana sejak, 28 Maret 2021.

"Berdasarkan penjelasan sebagaimana tersebut pada angka (4), (5) dan (6), maka Joko Soegianto Tjandra merupakan terpidana yang memiliki hak untuk mendapatkan Remisi. Adapun remisi pertama bagi terpidana Joko Soegianto Tjandra yang memenuhi syarat adalah Remisi Umum Tahun 2021," pungkasnya.

Sekadar informasi, Joko Soegianto Tjandra merupakan narapidana yang saat ini sedang menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba, DKI Jakarta. Ia sedang menjalani masa hukumannya sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor: 12/K/PID.SUS/2009 Tanggal 11 Juni 2009.

Adapun, putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor: 12/K/PID.SUS/2009 Tanggal 11 Juni 2009, itu berkaitan dengan kasus korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali. Dalam kasus tersebut, Djoko Tjandra divonis dua tahun penjara.

Tak hanya kasus tersebut, Djoko Tjandra juga terseret kasus lainnya yakni, terkait upaya penghapusan red notice dirinya. Kemudian, kasus pemalsuan surat jalan. serta kasus suap terhadap aparat penegak hukum.

 

(ads)



TAGS :

Komentar