Bangun Pompa Hydrant untuk Petani di Tabanan, Pangdam: Proyek Ini Dilirik oleh Kementan

  • 21 Agustus 2021 20:20 WITA
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Kodam IX/Udayana membangun 10 unit pompa hydrant untuk pengairan irigasi di Banjar Nyampuan, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Proyek tersebut ditargetkan selesai awal September 2021 ini.

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak yang merupakan inisiator dari proyek tersebut mengatakan, nantinya pompa hidrant yang terpasang bisa mengairi sawah seluas 220 hektare di desa tersebut.

"Saat ini progres pengerjaannya sudah mencapai 60 persen. Nantinya air dari proyek irigasi itu, selain untuk mengairi sawah juga bisa menyediakan air bersih untuk 400 kepala keluarga," paparnya, Jumat (20/8/2021).

Proyek pengairan yang dikerjakan langsung oleh personel Kodam IX/Udayana ini kata Pangdam akan sangat berdampak positif pada pertanian dikarenakan selama ini petani setempat kesulitan bertani karena tidak ada irigasi.

"Petani mengerjakan sawah dengan cara tadah hujan, padahal ada sungai di situ, tetapi tidak tahu bagaimana caranya. Ternyata dengan sistem pompa hydrant bisa untuk pertanian," ungkap Pangdam.

Menurutnya, jika dilihat dari efisiensi keuangan, pengadaan air dengan sistem pompa hidrant ini jauh lebih murah. Pengerjaannya dilakukan secara padat karya dan hasilnya bisa menyediakan air bersih untuk masyarakat serta untuk membantu pertanian. 

"Ada satu desa memberi respons baik dan mereka mengaku siap dengan biaya sehingga kami tinggal memberi pompa dan bekerja," paparnya.

Ditambahkan, proyek pengairan dengan sistem pompa hydrant yang diambil dari mata air Yeh Ho yang terletak di Banjar Nyampuan, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan yang diinisiasinya itu dilirik oleh Kementerian Pertanian.

Bahkan tim dari Kementerian Pertanian tuturnya sudah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan melihat hasil dari proyek yang dibangun Kodam IX/Udayana.

"Kementan akan menjadikan proyek tersebut sebagai pilot projek untuk diterapkan di tempat lain. Banyak masukan dari Kementan dan juga Kementerian PUPR. Mudah-mudahan ini jadi program berlanjut di banyak tempat. Saya yakin ini nanti sangat signifikan mempengaruhi pertanian," ungkapnya penuh optimis.

Untuk diketahui, Kodam IX/Udayana tidak hanya membangun proyek irigasi di Desa Tangguntiti saja. Program pengadaan air bersih juga dilakukan di beberapa tempat di Bali, NTB, dan juga NTT.

"Kita akan terus upayakan semaksimal mungkin dengan dukungan dari berbagai pihak. Diharapkan program ini dapat berjalan maksimal. Dengan dukungan dari masyarakat dan tekat yang Kuta saya yakin program ini bisa dijalankan dan membuahkan hasil," pungkasnya.

 

(red)



TAGS :

Komentar