Kuasa Hukum Terdakwa: JPU Harus Bisa Buktikan Klien Kami Terlibat

  • 22 Agustus 2021 09:53 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, MANOKWARI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari memanggil 31 orang saksi dalam kasus tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Hibah Situs Mansinam Tahun Anggaran 2017 dan 2018.

Dari jumlah tersebut, 12 orang saksi telah diperiksa dan atau didengar keterangannya dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IB Manokwari, yang diketuai Sonny Alfian Blegoer Laoemoery.

"Sehingga masih tersisa sekitar 19 orang saksi lagi yang mesti dihadirkan oleh JPU nantinya," kata Yan Christian Warinussy selaku penasihat hukum dari terdakwa Pdt RJ Nandotray, S.Th, melalui pesan singkatnya, Minggu (22/8/2021).

Namun dari sisa 19 orang saksi tersebut, pihaknya memperoleh informasi jika ada 3 orang saksi yang sudah meninggal dunia yaitu saksi atas nama Daniel Rumbrawer, Frengky Rumadas dan Zacheus Rumsayor. Sehingga saat ini tersisa sekitar 16 orang saksi.

Dari seluruh saksi ucapnya, diharapkan mampu mengungkapkan unsur-unsur dari pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 dari Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah didakwakan atau dituduhkan kepada kliennya.

"Minimal harus ada saksi yang dapat menerangkan bahwa klien kami dan terdakwa lainnya Marthen P. Erari dalam kapasitas masing-masing pada Badan Pengelola," tandasnya.

 

(ag/lis)



TAGS :

Komentar