Bantah Tudingan Markus Waran, Yosep Titirlolobi Tegaskan Dirinya Kader PDI Perjuangan

  • 22 Agustus 2021 12:22 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, SORONG - Direktur Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Papua Optimis (LBH Gerimis) Papua Barat, Yosep Titirlolobi menegaskan bahwa dirinya adalah kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang saat ini menjadi pengurus di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Sorong dengan SK yang jelas.

Hal itu untuk menanggapi statement Ketua DPD PDI-Perjuangan Papua Barat Markus Waran yang mengatakan kepada media baru-baru ini bahwa bukan kader melainkan simpatisan PDI-Perjuangan.

"Saya selalu tertawa kalau melihat Ketua DPD PDI-Perjuangan Papua Barat yang selalu mengeluarkan statement tanpa paham hukum, kemarin beliau bicara di media dengan mengatakan bahwa (Orang Asli Papua) OAP harus ganti almarhum Jimmy Demianus Ijie. Itu sangat baik tetapi harus diimbangi dengan dasar hukum, padahal aturan UU pemilu tidak memungkinkan sama sekali, sekarang dia mengeluarkan statement di media dengan mengatakan bahwa saya bukan kader Partai PDI-P padahal saya adalah kader partai," tegas Yosep melalui pesan singkatnya, Jumat (20/8/2021).

Yosep menerangkan jika SK miliknya dikeluarkan langsung oleh DPP PDI- Perjuangan berdasarkan keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan No : 34.01/KPTS-DPC/DPP/VII/2019, yang mana pada saat itu tanggal 24 Oktober penyerahan SK kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Sorong dibawa langsung oleh alm. Demas Mandacan Ketua DPD PDI -Perjuangan Papua Barat.

"Saat itu beliau datang ke Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Sorong bersama anggota DPRD Provinsi Papua Barat Fredi Marlisa dan menyerahkan SK kepengurusan kepada ketua DPC Terpilih Eddo Kondologit dan dihadiri seluruh pengurus, dan pada saat itu juga Ketua DPC PDI-P Kota Sorong membagikan struktur komposisi dan personalia DPC PDI Perjuangan Kota Sorong kepada masing-masing pengurus yang namanya ada dalam struktur pengurus termasuk saya," ujar Yosep yang juga pengacara muda Papua Barat yang lagi naik daun.

Tentang struktur dan komposisi personalia DPC PDI Perjuangan Kota Sorong masa bakti 2019-2024 yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 29 Juli 2019 dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

"Ini yang dong bilang su jadi ketua DPD baru buat statement sembarangan tanpa mengkroscek kadernya memiliki legalitas atau tidak, betul kader Banteng Moncong Putih atau bukan, baru bicara di media," ujarnya.

"Di mana di SK yang saya terima sudah jelas tertulis saya Yosep Titirlolobi diberikan kepercayaan untuk masuk sebagai pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Sorong dan dipercayakan menduduki jabatan menjadi Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan di bawah kepemimpinan Ketua DPC PDI Perjuangan terpilih Eddo Kondologit masa bakti 2019-2024," tandasnya.

Ditambahkan, sesuai komitmen PDI-Perjuangan untuk mengawal Dominggus-Lakatoni sampai 2022 di mana masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubenur Papua Barat selesai bulan Mei, tentu sebagai kader dirinya akan mengawal sampai jabatan tersebut selesai.

Baginya, kritikan kepada kinerja Gubernur dan Wakil Gubenur tetap harus berjalan karena ini adalah fungsi kontrol juga kepada Gubernur lantaran semua elemen intelektual Papua Barat tertidur.

"Dengan adanya kritikan untuk membangun seperti begini tentu akan memacu pembangunan lebih baik lagi, apalagi jabatan Gubernur dan Wakil Gubenur sisa delapan bulan lagi akan habis," pungkas Yosep yang juga menjabat Ketua PA GMNI Kota Sorong.

 

(lis/red)



TAGS :

Komentar