GMNI Kota Sorong Soroti Besarnya Anggaran Penanganan Covid di Papua Barat

  • 22 Agustus 2021 14:25 WITA
Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kota Sorong Yosep Titirlolobi
Males Baca?


MCWNEWS.COM, SORONG - Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kota Sorong Yosep Titirlolobi menyoroti dana penanganan Covid-19 untuk tahun 2020 Provinsi Papua Barat yang nilainya mencapai Rp197,8 miliar.

"Data yang kami miliki, anggaran Covid-19 Papua Barat berasal dari rasionalisasi, pemotongan 50 persen dana belanja dari setiap OPD," ungkap Yosep, melalui pesan singjatnya, Minggu (22/8/2021).

Anggaran penanganan kasus Covid-19 Provinsi Papua Barat yang cukup besar dan hampir mencapai kurang lebih Rp200 miliar menurutnya rentan disalahgunakan.
 

Sementara lanjut Yosep, pembagian bahan makanan kepada masyarakat terdampak Covid-19 banyak yang tidak tepat sasaran.

Ditambahkan pula, dengan adanya kewenangan yang cukup besar yang diberikan kepada kepala Daerah dalam hal ini Gubernur dan Bupati/Walikota dalam menggeser anggaran Covid-19 juga tanpa persetujuan DPR.

"Dalam Perpu Nomor 1 Tahun 2020, terutama Pasal 28, poin 9 dijelaskan bahwa Kepala Daerah berhak melakukan perubahan APBD tanpa persetujuan DPRD," tuturnya.

Lanjut Yosep, bahwa sesuai Inpres Nomor 4 tahun 2020, di mana diinstruksikan agar Pemerintah Daerah mempercepat kegiatan dan relokasi anggaran.

Sedangkan Permendagri No 20 tahun 2020 mengamanatkan agar Pemerintah Daerah melakukan langkah antisipasi penularan Covid-19 dengan memperiotaskan penggunaan APBD.

"Artinya Kepala Daerah memiliki kewenangan yang cukup besar sekali untuk mengutak-atik APBD untuk dianggarkan dalam penanganan Covid-19, tetapi yang terjadi di kalangan masyarakat menengah ke bawah, banyak bantuan yang tidak tepat sasaran," pungkasnya.

 

(ag/red)



TAGS :

Komentar