Jaksa Gadungan Ngaku Bisa Urus Perkara, Ini Kata KPK

  • 26 Agustus 2021 16:45 WITA
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Tim khusus Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menangkap seorang jaksa gadungan, Rully Nuryawan di daerah Semarang, Jawa Tengah. Dari penangkapan tersebut, tim khusus tersebut mengamankan uang Rp305 juta. 

Uang sebesar Rp305 juta tersebut diketahui berasal dari Direktur PT Duta Mas Indah (DMI) Cabang DI Yogyakarta, Heri Sukamto yang sedang tersangkut kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Di mana, kasus tersebut saat ini sedang disidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari hasil pemeriksaan Rully, uang tersebut diduga untuk mengamankan perkara yang menyeret Heri Sukamto.

KPK mengapresiasi terkait penangkapan oleh tim khusus Jamintel Kejagung itu. Apalagi, terhadap orang yang mengaku-ngaku bisa mengurus perkara di KPK.

"KPK mengapresiasi rekan-rekan tim Jamintel Kejaksaan Agung yang telah bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (26/8/2021).

Lebih lanjut, KPK juga mengimbau kepada masyarakat ataupun pihak yang berperkara untuk mewaspadai penipuan dengan modus bisa mengurus kasus di lembaga antirasuah. KPK mewanti-wanti pihak yang berperkara agar tidak berpikiran bisa mengurus perkaranya.

"Kami mengingatkan para pihak yang tengah berperkara di KPK untuk waspada terhadap berbagai bentuk dan modus penipuan yang mengatasnamakan KPK maupun Aparat Penegak Hukum lainnya," kata Ali.

"Kami juga meminta para pihak yang sedang berperkara di KPK untuk menaati proses hukum sesuai azas dan prosedurnya. Jangan coba kasak-kusuk ataupun berupaya melakukan hal-hal yang bertentangan dan melawan hukum," imbuhnya.

Ali menekankan bahwa KPK berkomitmen untuk melaksanakan tugas pemberantasan korupsi secara profesional dengan menjunjung azas keadilan. Oleh karenanya, ia mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan KPK

"Kami tak bosan mengingatkan masyarakat untuk selalu hati-hati dan waspada terhadap modus penipuan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Apabila mengalami atau menemui peristiwa seperti ini, segera lapor ke KPK melalui call center 198 atau kepada Aparat Penegak Hukum setempat," pungkasnya.

 

(ads)



TAGS :

Komentar