KPK Tetapkan Pasangan Bupati - Anggota DPR Tersangka Jual Beli Jabatan

  • 31 Agustus 2021 09:18 WITA
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat menggelar konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (31/8/2021) dini hari.

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Pasangan suami istri (Pasutri) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pasutri tersebut yakni, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari (PTS) dan suaminya, Anggota DPR Fraksi NasDem, Hasan Aminuddin (HA).

Tak hanya mereka berdua, KPK juga menjerat 20 orang lainnya yang mayoritas merupakan calon Kepala Desa sebagai tersangka dalam kasus ini. Puput dan Hasan ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan intensif pasca-terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Total, ada 22 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"KPK menetapkan 22 orang tersangka dalam perkara ini," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat menggelar konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (31/8/2021) dini hari.

Puput dan Hasan ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama Camat Krejengan, Doddy Kurniawan dan Camat Paiton, Muhammad Ridwan. Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf  a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 


Halaman :

TAGS :

Komentar