Harga Jabatan Kades di Probolinggo: Rp20 Juta Ditambah Upeti Sewa Tanah

  • 31 Agustus 2021 14:25 WITA
KPK amankan barang bukti uang Rp362,5 juta saat OTT Bupati Probolinggo dan suaminya

Males Baca?

"Ada persyaratan khusus di mana usulan nama para pejabat kepala desa harus mendapatkan persetujuan HA dalam bentuk paraf pada nota dinas pengusulan nama sebagai representasi dari PTS dan para calon pejabat kepala desa juga diwajibkan memberikan dan menyetorkan sejumlah uang," terangnya.

Hasan Aminuddin diduga menggunakan 'kaki tangan' para camat untuk memuluskan praktik rasuahnya. Di mana, para camat diminta oleh Hasan untuk mengumpulkan para PNS yang ingin menjadi kepala desa. Hal itu guna disepakati adanya pengumpulan uang Rp20 juta dan upeti sewa tanah kas daerah Rp5 juta per hektar.

"Diduga ada perintah dari HA memanggil para camat untuk membawa para kepala desa terpilih dan kepala desa yang akan purnatugas. HA juga meminta agar kepala desa tidak datang menemui HA secara perseorangan akan tetapi dikoordinir melalui camat," imbuhnya.

Politikus NasDem Hasan Aminuddin disebut telah mengantongi uang sebesar Rp362,5 juta diduga hasil jual-beli jabatan kepala desa di Probolinggo. Uang itu diduga akan dinikmati bersama istrinya, Puput Tantriana Sari. 

KPK kemudian menetapkan Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait jual-beli jabatan kepala desa di Probolinggo. Selain itu, KPK juga menetapkan 20 orang lainnya yang mayoritas para calon kepala desa sebagai tersangka. 

Adapun, 20 orang tersangka lainnya itu yakni, Sumarto; Ali Wafa; Mawardi; Mashudi; Maliha; Mohammad Bambang; Masruhen; Abdul Wafi; Kho'im; Akhmad Saifullah; Jaelani; Uhar; Nurul Hadi; Nuruh Huda; Hasan; Sahir; Sugito; Samsuddin; Doddy Kurniawan; serta Muhamad Ridwan. Sejauh ini, dari 22 yang ditetapkan tersangka, baru lima orang yang ditahan. (ads)


Halaman :

TAGS :

Komentar