Korupsi Bansos, 2 Mantan Anak Buah Juliari Divonis 9 dan 7 Tahun Penjara

  • 02 September 2021 11:05 WITA
Sidang putusan dua mantan pejabat Kemensos digelar secara virtual
Males Baca?

 

MCENEWS.COM, JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan, dua mantan pejabat Kementerian Sosial (Kemensos), Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi. Dua mantan anak buah Juliari Batubara tersebut terbukti bersalah menerima suap terkait pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19.

Hakim menjatuhkan hukuman dengan besaran pidana yang berbeda-beda terhadap keduanya. Terhadap mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso, hakim menjatuhkan vonis 9 tahun penjara dan denda sebesar Rp450 juta subsider enam bulan kurungan.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Matheus Joko Santoso terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim, M Damis saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (1/9/2021), malam.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa, dengan pidana penjara selama sembilan tahun dan pidana denda Rp 450 juta subsidair enam bulan kurungan," imbuhnya.

Selain pidana pokok, Matheus Joko Santoso juga dijatuhkan hukuman tambahan yakni, berupa kewajiban untuk membuat uang pengganti sebesar Rp 1.560.000.000. Apabila tidak dibayarkan, maka akan diganti dengan hukuman kurungan satu tahun dan enam bulan penjara.

Vonis hakim terhadap Matheus Joko Santoso tersebut diketahui lebih berat dari tuntutan yang diajukan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Di mana Sebelumnya, Matheus Joko Santoso dituntut hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp400 juta subsidair enam bulan kurungan.


Halaman :

TAGS :

Komentar