KPK Apresiasi Putusan 2 Eks Anak Buah Juliari, Tapi Masih Ragu untuk Diterima

  • 02 September 2021 13:40 WITA
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Males Baca?

 

MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi putusan hakim terhadap dua mantan anak buah Juliari Peter Batubara, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono. Keduanya divonis 9 dan 7 tahun penjara karena terbukti menerima suap terkait pengadaan Bansos untuk penanganan Covid-19.

"KPK mengapresiasi putusan Majelis Hakim dalam perkara suap Bansos pada Kemensos RI Tahun 2020 dengan Terdakwa Matheus Joko Santoso dan Ady Wahyono yang menyatakan para Terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah menurut hukum," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (2/9/2021).

Kendati mengapresiasi putusan hakim, tapi KPK masih ragu untuk menerima atau mengajukan upaya hukum banding atas vonis tersebut. Kata Ali, pihaknya masih pikir-pikir. KPK akan menganalisa lebih jauh terlebih dahulu putusan hakim terhadap dua mantan pejabat Kemensos tersebut, sebelum nantinya mengambil sikap.

"Namun demikian, saat ini Tim Jaksa masih pikir-pikir atas putusan tersebut untuk memberi waktu menganalisa secara utuh dan lengkap terkait isi pertimbangan dari putusan Majelis Hakim dimaksud," jelas Ali.

Diketahui sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan bahwa dua mantan pejabat Kemensos, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi. Keduanya terbukti bersalah menerima suap terkait pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19.

Hakim menjatuhkan hukuman dengan besaran pidana yang berbeda-beda terhadap keduanya. Terhadap mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso, hakim menjatuhkan vonis 9 tahun penjara dan denda sebesar Rp450 juta subsider enam bulan kurungan.


Halaman :

TAGS :

Komentar