Sidang Dugaan Kasus Penggelapan, Saksi Korban Sebut Awalnya Tak Minat Invesatasi

  • 09 September 2021 17:35 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar kembali menggelar sidang kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Stephanus Irawan (44). Sidang secara tatap muka ini beragenda mendengar keterangan tiga orang saksi yakni Pangky Wibowo, Antonius Chen dan Made Sukertia.

Dalam sidang yang dipimpin hakim Angeliky Handajani Day, saksi korban Pangky Wibowo menerangkan awalnya ia tidak mengenal terdakwa. Pada tahun 2016, ia diajak temannya yaitu Edo Suweta makan malam dan bertemu terdakwa di daerah Petitenget, Badung.

"Sejak saat itu saya sudah tidak pernah bertemu dengan terdakwa lagi," kata saksi korban saat didengar keterangannya, Kamis (9/9/2021) di Pengadilan Negeri Denpasar.

Namun pada Maret 2019, terdakwa menghubungi saksi korban untuk menawarkan menjadi investor dalam usahanya. Saat itu saksi korban mengatakan tidak tertarik karena hal itu bukan bidangnya.

Karena terdakwa terus mendesak, saksi akhirnya mau bertemu terdakwa di Warung Makan Babi Guling Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat pada 26 Maret 2019.

Dalam pertemuan tersebut, terdakwa menyampaikan memiliki proyek rumah makan Gang Mango dan terdakwa berkata bahwa salah satu pemilik modal atas nama Edo Suweta berencana untuk menjual saham kepemilikannya sebanyak 10 persen senilai Rp785.546.800,- karena membutuhkan dana untuk membuka klinik baru.


Halaman :

TAGS :

Komentar