Togar Sayangkan Banyak Karaoke Buka saat Pandemi Covid Belum Reda

  • 10 September 2021 19:15 WITA
Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali tengah berjuang keras untuk menurunkan kasus Covid-19 sepekan ini. Hal itu sesuai dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjahitan.

Namun kenyataannya, banyak ditemukan pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di masyarakat. Belum lagi banyak tempat hiburan malam disinyalir beroperasi.

Bahkan, sejumlah tempat dugem dan night club (kelab malam) di Denpasar dan Kuta, Badung ini beroperasi secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi serta melewati jam tutup pukul 21.00 wita.

Mengenai membandelnya pengusaha tepat hiburan, Gubernur Bali Wayan  Koster akhirnya angkat bicara. Dihubungi lewat WA, Kamis (9/9/2021), Gubernur Koster mengaku bahwa kafe, karaoke dan sejenisnya, sama sekali belum boleh buka selama PPKM Level 4. Hal ini sesuai dengan Instruksi Mendagri dan SE Gubernur.

Terkait hal ini, Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang menyatakan, jika ada tempat hiburan yang membandel, Gubernur mengatakan tidak segan-segan mengambil tindakan tegas. Terlebih tempat dugem sangat berpotensi menimbulkan kerumunan serta penyebaran Covid-19.

"Melihat hal itu, saya pribadi sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kiat-kiat dari Bapak Gubernur Bali terkait pelarangan atau dibukanya klub malam pada masa PPKM,” ungkapnya, Jumat (10/9/2021).


Halaman :

TAGS :

Komentar