KPK Telusuri Aliran Uang Korupsi Pembangunan Gereja Kingmi di Papua

  • 14 September 2021 13:10 WITA
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Mantan Bagian Accounting PT Kuala Persada Papua Nusantara, Adrian, pada Senin, 13 September 2021, kemarin. Adrian diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Adrian didalami keterangannya ihwal kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Tahap 1 tahun anggaran 2015 di Kabupaten Mimika, Papua. Khususnya, soal aliran uang korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 yang diduga mengalir ke sejumlah pihak.

"Adrian (Mantan Bagian Accounting PT Kuala Persada Papua Nusantara), yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang kepada pihak-pihak yang terkait dengan perkara," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (14/9/2021).

Sekadar informasi, KPK sudah lama mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Tahap 1 tahun anggaran 2015 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. KPK sudah masuk proses penyidikan dalam pengusutan perkara tersebut.
Sejalan dengan proses penyidikan tersebut, KPK sebenarnya sudah menetapkan sejumlah tersangka dalam perkara ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun tim MCWNEWS.COM, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam proses penyidikan perkara ini. 


Halaman :

TAGS :

Komentar