Alasan Sakit, Jaksa Belum Bisa Jebloskan Titian Wilaras ke LP Kerobokan

  • 15 September 2021 17:10 WITA
Terpidana Titian Wilaras didampingi kuasa hukumnya saat menjalani sidang di PN Denpasar
Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Kurang lebih 2 bulan sejak pemberitahuan putusan kasasi diterima, pihak Kejaksaan dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar belum juga melakukan eksekusi terhadap terpidana kasus perbankan, Titian Wilaras yang divonis 8 tahun oleh hakim tingkat kasasi. 

Kasi Intel Kejari Denpasar I Putu Eka Suyanta saat dikonfirmasi terkait belum dilakukannya eksekusi terdakwa Titian Wilaras yang sempat disebut Bos BPR Legian ini membantahnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya telah mengirim surat panggilan kedua kepada terpidana Titian Wilaras. 

“Panggilan pertama kita layangkan dan dijawab bahwa yang bersangkutan sedang sakit dan ada surat dari dokter. Nah saat ini kami sudah melayangkan panggilan kedua tapi belum ada jawaban apakah mau hadir atau masih sakit,” tegas pria yang belum genap sebulan menjabat sebagai Kasi Intel ini. 

Dikatakan pula, selain melakukan pemanggilan, pehak kejaksaan juga telah meminta kepada pihak yang berwenang untuk melakukan pencekalan terhadap terpidana.

"Kita juga sudah meminta agar dilakukan pencekalan terhadap terpidana,” jelasnya, Rabu (15/9/2021). 

Namun yang jelas, kata Eka Suyanta, apabila hingga panggilan ketiga terpidana Titian Wilaras tidak hadir memenuhi panggilan eksekusi, makan tidak menutup kemungkinan dilakukan upaya eksekusi paksa, bahakan sampai penerbitan DPO (daftar pencarian orang). 

“Cepat atau lambat wajib kita laksanakan perintah yang tertuang dalam amar putusan hakim. Tapi untuk saat masih kita lakukan pemanggilan secara patut dulu, apabila pemanggilan ini diabaikan, pasti akan dilakukan upaya eksekusi paksa,” pungkasnya. 


Halaman :

TAGS :

Komentar