Sering Timbulkan Kecelakaan, Bupati Teluk Bintuni Minta Jalan Tanah Merah Diaspal

  • 20 September 2021 20:00 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BINTUNI - Perhatian Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT., terhadap keselamatan warganya di jalan raya patut diapresiasi.

Sepenggal jalan berkerikil di seputaran Tanah Merah yang sering memicu kecelakaan, diminta untuk diaspal hingga mulus meski belum ada anggaran.

Untuk mengerjakan proyek yang belum ada duitnya itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Teluk Bintuni menunjuk PT Paradiso Pakarindo.

Karena selain memiliki fasilitas Aspalt Mixing Plant (AMP) sendiri yang siap menggoreng aspal, perusahaan ini sudah siap dengan alat beratnya.

Kepala Sub Bidang Bina Marga Dinas PUPR Teluk Bintuni, Suradi ST, MT menjelaskan, pengaspalan ruas jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 5,5 meter ini sejatinya sudah direncanakan sejak tahun 2020 dengan total ruas jalan yang ditingkatkan sepanjang 700 meter lebar 15 meter.

{bbseparator}

Dengan rencana anggaran sebesar Rp28 miliar, selain pekerjaan pengaspalan, juga ada pembuatan 2 unit box culvert (gorong-gorong saluran air) dan pemancangan sheet pile sepanjang 500 meter. 

Sheet Pile adalah material konstruksi berbentuk lembaran yang ditanamkan di tanah secara vertikal untuk menahan tanah agar tidak terjadi longsor. Namun karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19, rencana itu tidak terealisasi dalam penyusunan APBD tahun 2021.

"Tapi Pak Bupati memberikan perintah agar bagian ruas jalan yang berkerikil, diprioritaskan untuk dikerjakan dulu karena sering menimbulkan kecelakaan pengendara sepeda motor. Makanya untuk pekerjaan pengaspalan saat ini, hanya sepanjang 300 meter dengan lebar 5,5 meter,” jelas Suradi.

Atas perintah itu, PUPR kemudian menunjuk PT Paradiso Pakarindo untuk mengerjakan proyek senilai Rp600 juta itu, meski belum ada anggarannya. Pekerjaan yang mendahului kontrak ini baru akan dianggarkan pada APBD Tahun 2022. (hs)



TAGS :

Komentar