Haji Isam Berencana Polisikan Saksi Kasus Suap Pajak, KPK Beri Peringatan Keras

  • 07 Oktober 2021 19:50 WITA
Foto: Gedung KPK

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Konglomerat asal Kalimantan Selatan (Kalsel), Andi Syamsuddin Arsyad atau yang karib disapa Haji Isam, melalui kuasa hukumnya, berencana melaporkan mantan Tim Pemeriksa Pajak pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Yulmanizar ke pihak kepolisian.

Rencana pelaporan Pemilik PT Jhonlin Group itu berkaitan dengan kesaksian Yulmanizar dalam sidang perkara dugaan suap terkait rekayasa nilai pajak. Dalam kesaksiannya, Yulmanizar sempat menyebut Haji Isam yang memberikan perintah kepada Konsultan Pajak, Agus Susetyo untuk mengkondisikan nilai pajak PT Jhonlin Baratama.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi peringatan kepada Haji Isam agar tidak responsif dan serta merta melaporkan saksi Yulmanizar ke pihak kepolisian. Sebab, kesaksian Yulmanizar di dalam persidangan bisa dapat menjadi fakta hukum untuk mengungkap perkara.

"Keterangan dari seorang saksi atas apa yang dia ketahui dan alami sendiri guna mengungkap suatu kebenaran di muka persidangan, tentu akan dinilai oleh Majelis Hakim, Jaksa Penuntut, dan pihak terdakwa ataupun kuasa hukumnya," ucap Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (7/10/2021).

Ali menjelaskan, keterangan Yulmanizar di persidangan nantinya akan diuji dan dikonfirmasi kembali ke sejumlah saksi. Oleh karenanya, keterangan Yulmanizar di persidangan bisa menjadi fakta hukum yang menjadi pertimbangan hakim dalam memutus perkara. 


Halaman :

TAGS :

Komentar