Haji Isam Berencana Polisikan Saksi Kasus Suap Pajak, KPK Beri Peringatan Keras

  • 07 Oktober 2021 19:50 WITA
Foto: Gedung KPK

Males Baca?

Jika Haji Isam tetap melaporkan saksi Yulmanizar ke pihak kepolisian, Ali khawatir nantinya dapat mengganggu independensi persidangan. Hal itu juga berpotensi menjadi ancaman bagi saksi lainnya untuk mengungkap fakta sebenarnya di persidangan.

"Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu independensi maupun keberanian saksi-saksi untuk mengungkap apa yang dia ketahui dan rasakan dengan sebenar-benarnya," ucapnya.

Lebih jauh, Ali juga mengaku bingung dengan alasan Haji Isam yang berencana melaporkan Yulmanizar ke Mabes Polri. Pasalnya, Haji Isam tidak berwenang melaporkan hal itu ke sana.

"Sebagai pemahaman bersama, secara normatif pihak yang dapat melaporkan saksi palsu adalah penuntut umum sesuai dengan hukum acara pidana pasal 174 ayat (2) KUHAP," ujar Ali.

Ali menegaskan pihaknya tetap akan mendalami bukti keterlibatan Haji Isam meski sudah ada laporan tentang pencemaran nama baik. Keterangan dugaan keterlibatan Haji Isam tetap bakal didalami dengan pemeriksaan saksi dan pencarian bukti lainnya.

"Keterangan setiap saksi sebagai fakta persidangan juga akan dikonfirmasi dengan keterangan-keterangan lainnya dan diuji kebenarannya hingga bisa menjadi sebuah fakta hukum," tutur Ali.


Halaman :

TAGS :

Komentar