Renang Bali Tambah 2 Perunggu di PON Papua

  • 10 Oktober 2021 22:25 WITA
Eva Lilian (kanan) peraih perunggu Bali di cabor renang 200 meter gaya dada putri di PON Papua, (foto: Yan Daulaka)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAYAPUR - Tim renang PON Bali menambah 2 perunggu lewat sumbangan perenang Eva Lilian van Leenen dan Pande Made Iron Digjaya pada Minggu (10/10/2021) di Akuatik Sport Center Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Jayapura. 

Perunggu pertama disumbang Eva Lilian van Leenen di nomor 200 meter gaya dada putri dengan catatan waktu 2 menit 34,51 detik.

Sementara medali perak diraih Ananda Treciel Vannesae Evato dari Riau dengan waktu 2 menit 34,01 detik.

Dan medali emas di dapat perenang Ressa Kania Dewi dari Jawa Timur dengan waktu 2 menit 33,97 detik. 

Kemudian perunggu kedua Bali diraih perenang Pande Made Iron Digjaya yang juga turun di gaya dada 200 meter putra juga meraih hasil yang sama.

Wirawan finish di urutan 3 dengan waktu 2 menit 20,82 detik. Iron terpaut 2 detik dari peraih perak Andi Muhammad Nurrizka F dari Jawa Timur dengan waktu 2 menit 18,11 detik.

Dan medali emas disabet perenang DKI Jakarta Gagarin Nathaniel Yus dengan waktu 2 menit 17,81 detik. 

Pelatih kepala tim renang PON Bali, I Wayan Wiarta usai perlombaan mengatakan Eva dan juga Iron masih ada kesempatan menunjukkan kualitas di nomor spesialis lainnya, tapi medali perunggu ini sudah cukup memuaskan.

"Masih ada beberapa nomor andalan dimana anak-anak belum tampil. Seperti halnya Eva Lilian van Leenen itu di PON Jawa Barat dia urutan kelima, sekarang dia urutan ketiga. Artinya ada peningkatan," ujar Wiarta. 

Sementara emas yang diraih Eva Lilian ketika di PON Jabar silam, Eva belum tampil yakni di nomor 50 meter gaya dada putri.

"Kita masih punya enam nomor spesialis lainnya. Dan kita berharap di nomor itu bisa meraih hasil terbaik. Sampai saat ini, Bali sudah mengumpulkan 3 perunggu," tegasnya. 

Satu perunggu lainnya didapat di hari pertama Sabtu (9/10/2021) lalu oleh Dewi Novita Lestari di nomor 200 meter gaya punggung putri. (yd)



TAGS :

Komentar