Kecewa Hasil Final TGR PON Papua, Manajer Silat Bali Bersikap, Berikut Pernyataan Resminya

  • 11 Oktober 2021 18:30 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAYAPURA - Tim pencak silat Bali di luar prediksi baru meraih 1 perak dan 6 perunggu pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua.

Meski begitu, harapan besar untuk bisa membawa pulang emas masih tersisa pada dua kelas laga, yakni kelas E putra, Komang Harik Adi Putra dan kelas E putra, Kadek Wahyu Rihartana yang akan tampil di final, Selasa (12/10/2021).

Hasil yang tak sesuai harapan seluruh insan silat di Pulau Dewata ini lebih menyakitkan lagi, setelah kubu silat Bali merasa dirugikan, setelah dengan kasat mata melihat ada yang tak biasa ketika total nilai tuan rumah Papua tak ditampilkan pada scoring board.

Lebih jelasnya ini pernyataan manajer tim silat Bali, I Bagus Jagra Wibawa.

"Kami merasa sangat kecewa dan mempertanyakan terkait tidak ditampilkannya total poin tuan rumah, khususnya usai penampilan nomor ganda putra.

Harusnya pesilat kami atas nama I Putu Anom Wiraguna dan I Kadek Nyeneng Jaya Wiguna lah meraih poin tertinggi dan sudah tampil baik dengan waktu 03:00 serta nilai tertinggi yaitu 563 poin.

Dan itu membuat kami yakin emas Ganda Putra sudah ditangan Bali. Tetapi tiba-tiba di skor berubah, skor tuan rumah malah jauh diatas skor Bali.

Ini yang menjadi pertanyaan kami,  karena pada saat pelaksanaan pertandingan kelas ganda putra, skor
tuan rumah dengan nomor urut satu tidak ditampilkan Total Nilainya di scoring board. (Bisa dilihat dalam jejak digitalnya di Live Youtube).

Tapi pada saat pembacaan keputusan pemenang di umumkan nilai Papua (574) Jauh diatas Nilai Ganda Putra Bali 563.

Dan sesuai dengan arahan dari Ketua Umum IPSI Bali, kami akan layangkan protes kepada pihak pelaksana
sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai Manager Tim kepada Atlet dan Daerah Provinsi Bali." tutup Gus Jagra dalam pernyataan tertulisnya. (yd)



TAGS :

Komentar