Terduga Pelaku Pembunuh Anak Kadung Dijerat Pasal 80 Ayat (4) UU Perlindungan Anak, Ini Kata Aktivis

  • 16 Oktober 2021 04:51 WITA
Aktivis anak dan perempuan, Siti Sapura (Ipung)

Males Baca?

Dimana awalnya korban dipukul menggunakan tangan kosong, lalu dadanya dihajar menggunakan mainan pedang hingga lebam dan tengkuk dipukul menggunakan sebatang bambu. 

"Kenapa bisa masuk ke pasal 340? karena menurut saya pelaku dengan sengaja merencanakan pembunuhan . Korban mengalami pendarahan hebat dan muntah-muntah, tapi mulut dan hidungnya malah dibekap oleh pelaku. Artinya apa?, mau di bunuh kan, saya menilai ini dari hasil otopsi," terang Ipung.

Mirisnya lagi, kata Ipung, kejadian memilukan ini disaksikan oleh istri pelaku yeng merupakan ibu kandung korban. Parahnya lagi, kepada penyidik, istri pelaku malah mengatakan anaknya tewas karena terpeleset. 

Hal ini menurut Ipung juga aneh, padahal semua sudah tahu bahwa saat kejadian ibu korbanlah yang mengangkat korban saat pelaku membekap dan menutup hidung korban. Dari fakta itu, ibu korban harus juga ikut bertanggungjawan atas peristiwa ini. 

"Ibu korban ikut mengangkat korban saat pelaku membekap mulut dan menutup hidungnya masukan ke kamar. Berarti dia tau peristiwa. Saya ingatkan kepada polisi, saya tidak bermaksud menggurui, laling tidak unsur-unsurnya itu sesuai gak pasal yang diterapka oleh polisi dengan hasil otopsi yang ada," tandasnya. (eli)


Halaman :

TAGS :

Komentar