Kabaintelkam: Pembekalan dan Tes Wawasan Kebangsaan Perlu Dilakukan di Papua

  • 20 Oktober 2021 07:56 WITA
Kaba Intelkam Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw saat FGD di Uncen Selasa (19/10/2021).

Males Baca?

"Sehingga, aspirasi masyarakat ataupun pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan di tempat. Kemajuan yang diharapkan tidak berjalan, karena ada yang berkantor di luar daerah bahkan ke Jakarta," sindirnya.

Untuk itu, mantan Kapolda Papua dua kali itu menyarankan agar ada pembekalan dan tes wawasan kebangsaan kepada para pejabat sebelum memegang suatu mandat atau jabatan.

Dalam FGD ini Komjen Pol Drs Paulus Waterpauw tidak sendiri, ada juga Guru Besar Hukum Universitas Cendrawasih (Uncen) Prof Dr Melkias Hetharia M.Hum, Sekda Kota Jayapura Dr Frans Pekey M.Si, dan Ketua Program Studi Kajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia Dr Arthur Josias Runtutambi dengan moderator Dr Audrey GD Tangkudung.

Sementara itu, Prof Dr Melkias Hetharia M.Hum mengatakan Otonomi Khusus (Otsus) yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Provinsi Papua sejak 2001 dan kini terus berlanjut dinilai tidak gagal tetapi eksekutornya (penyelengara) dinilai tidak mumpuni menterjemahkan kebijakan tersebutlah.


Halaman :

TAGS :

Komentar