Ahli Pidana Sebut Kasus Zainal Tayeb ada Tindak Pidananya

  • 20 Oktober 2021 12:59 WITA

Males Baca?

Namun sayang, sejumlah pertanyaan kuasa hukum terdakawa banyak yang tidak bisa dijelaskan ahli karena dianggap masuk ke ranah perdata. 

Atas hal itu, katua majelis hakim I Wayan Yasa sempat menegur kuasa hukum terdakwa.

"Jadi begini ya, ahli ini adalah ahli pidana bukan perdata, jadi silahkan ditanya hal-hal yang menyangkut pidana saja," cetusnya. 

Pertanyaan kuasa hukum terdakwa yang dianggap masuk ke ranah perdata adalah soal adanya salah satu poin perjanjian dalam akta No. 23 yang kurang lebih isinya menyebut bahwa,  "jika dikemudikan hari ada perselisihan harus diselesaikan secara perdata". 

Mengenai hal ini, ahli tidak bisa menjawab karena itu bukan ranah pidana.

"Saya tidak bisa menjawab, mungkin bisa ditanyakan ke ahli perdata," jawab ahli singkat. 

Seperti diberitakan sebelumnya, terdapat Zainal Tayeb menjadi terdakwa atas kasus dugaan menyuruh menempatkan keterangan palsu didalam akta otentik. Akibat perbuatan itu, saksi korban Hedar Giacomo meruhi hingga Rp21,6 miliar. (eli)


Halaman :

TAGS :

Komentar