LBH-GERIMIS Minta Polri Usut Dugaan Permainan Penerimaan CPNS di Pemprov Papua Barat

  • 06 November 2021 20:15 WITA
Direktur Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Papua Optimis Papua Barat (LBH-GERIMIS) Yosep

Males Baca?


MCWNEWS.COM, SORONG - Direktur Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Papua Optimis Papua Barat (LBH-GERIMIS) Yosep Titirlolobi mendukung Polda Papua Barat mengusut permainan umur dalam penerimaan CPNS selama ini di Pemprov Papua Barat.

Kepada media ini, Yosep mengatakan bahwa LBH Gerimis sebagai kuasa hukum honorer 512 sangat menyayangkan oknum-oknum yang selama ini mengatasnamakan Gubenur Papua Barat dalam melakukan manipulasi penerimaan CPNS.

"Karena hal ini menyebabkan kerugian bagi honerer 512 yang sudah honor di Pemprov Papua Barat BBM belasan tahun dirugikan dan tidak diangkat menjadi CPNS akibat ulah mafia CPNS," ucapnya, Sabtu (6/11/2021).

Menurut Yosep, apa yang dilakukan oleh para mafia CPNS ini sudah jelas-jelas merugikan banyak orang, mulai dari merubah umur sampai pada merubah ijazah, merubah waktu honorer yang hanya honor 3 bulan dirubah menjadi honor 5 tahun.

"Kita lihat para mafia CPNS mulai merekayasa umur bagi mereka yang ingin tes CPNS, yang mana umurnya anggota mereka 45 tahun dirubah menjadi 30 tahun dan seharusnya ini tidak boleh terjadi. Hal tersebut karena pengawasan BKD Pemprov Papua Barat lemah atau diduga ada kerjasama antara oknum-oknum BKD dengan para mafia CPNS Papua Barat sehingga ini bisa terjadi," sentilnya.

Yosep mengaku pihaknya sekarang sudah mengumpulkan bukti-bukti dan ada banyak ratusan CPNS setiap tahun yang terpilih dengan merubah umur, ijazah dan masa waktu orang tersebut menjadi honorer itu berapa lama.


Halaman :

TAGS :

Komentar