Protes Penerimaan Guru, Tenaga Pengajar di Bintuni Demo ke Kantor DPRD

  • 08 November 2021 19:25 WITA
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar, SIK.,SH memberikan pesan khamtibmas kepada para guru di halaman Sekretariat sementara DPRD Teluk Bintuni, Senin (8/11/2021)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BINTUNI - Ratusan orang tenaga pengajar mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang tergabung dalam persatuan guru Republik Indonesia (PGRI) Teluk Bintuni mendatangi Kantor Sekretariat sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintuni di Jalan Raya Kali Kodok Bintuni, Senin (8/11/2021).

Kedatangan para pengajar guna menyampaikan sejumlah aspirasi terkait permasalahan guru kontrak dan permasalahan dunia pendidikan lainnya, serta menolak hasil pengumuman seleksi guru kontrak Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2021 karena tidak berpedoman pada Surat Edaran Bupati Teluk Bintuni No: karena tidak berpedoman pada Surat Edaran Bupati Teluk Bintuni No: 814.1/22/Bup-TB/XI/2021.

Sonya Asiribe didampingi Ketua PGRI Bintuni Simon Kambia dan yang lainnya saat membacakan tuntutan mengatakan, mencermati pengangkatan guru kontrak TK/Paus, SD dan SMP se Kabupaten Teluk Bintuni menimbulkan permasalahan.

Seperti terdapatnya guru-guru kontrak lama (masa kerja belasan tahun tidak tembus/terlampir), ada guru-guru tembus P3K tembus juga kontrak, ada juga guru-guru tembus P3K tapi tidak tembus kontrak (mereka juga guru kontrak lama).

"Selain itu juga guru-guru yang tidak pernah mengajar di Teluk Bintuni tapi lolos kontrak, ada juga yang tidak mengumpulkan berkas tapi lolos, hal ini bertentangan dengan prinsip keadilan. Harusnya yang masa kerjanya lama itulah yang didahulukan tembus kontrak," ucapnya.

Di sisi lain pengangkatan guru kontrak di ujung semester ini sangat mengganggu kondisifitas dan kelancaran proses belajar mengajar. Karena guru-guru saat ini tengah fokus mempersiapkan penilaian akhir semester atau ujian.

"Kami khawatir keputusan semeter gasal tahun pelajaran 2021/2022, dan pengangkatan kontrak baru ini akan mengganggu mentalitas para guru dan siswa dalam menghadapi ujian semester dalam waktu dekat ini," ujarnya.


Halaman :

TAGS :

Komentar