Usut Suap Pengurusan DID Tabanan, KPK Korek Keterangan Pejabat Bank BPD Bali

  • 11 November 2021 14:40 WITA
Foto: Gedung KPK (Ant)

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap terkait pengurusan Dana Instensif Daerah (DID) untuk Kabupaten Tabanan, Bali. Pengusutan dilakukan dengan mengorek keterangan saksi.

Salah satu saksi yang digali keterangannya ihwal dugaan suap DID untuk Kabupaten Tabanan tersebut yakni, Kabag Perencanaan Strategis Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, I Dewa Ayu Rai Widyastuti.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK, Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan. Tim penyidik melakukan pemanggilan saksi. I Dewa Ayu Rai Widyastuti    Kabag Perencanaan Strategis Bank BPD Bali," kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (11/11/2021).

Sekadar informasi, KPK saat ini sedang mengusut kasus baru terkait dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan Bali tahun anggaran 2018. Pengusutan itu ditandai dengan adanya penggeledahan di beberapa kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan Bali.

Sejumlah kantor di Tabanan Bali yang digeledah penyidik KPK yakni, kantor DPRD, kantor Dinas PUPR, kantor Bapelitbang, kantor Badan Keuangan Daerah Tabanan, hingga beberapa rumah. Penggeledahan dilakukan pada Rabu, 27 Oktober 2021.

Kendati demikian, KPK belum menjelaskan secara detil siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. KPK baru akan mengumumkan secara rinci tersangka serta konstruksi kasus ini setelah adanya proses penangkapan dan penahanan. (ads)



TAGS :

Komentar