BBM Langka di Wilayah Bintuni, Masyarakat Resah

  • 12 November 2021 19:20 WITA
Hari ke-4 terjadi antrian panjang di satu-satunya SPBU yang ada di Bintuni.

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BINTUNI - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Teluk Bintuni terjadi akibat terlambatnya pendistribusian yang dimuat di kapal tanker atau kapal pengangkut BBM untuk wilayah Papua Barat. 

Informasi ini didapat dari berbagai sumber terpercaya di Bintuni, salah satunya yakni Irawati petugas SPBU CV Sinar Bintuni, Kamis (11/11/2021).

Irawati mengatakan, terjadinya kelangkaan BBM di Bintuni karena terjadi keterlambatan pendistribusian dari Depot Pertamina Sorong.

"Memang ada kelangkaan. Namun kami telah melakukan langkah antisipasi dengan mendatangkan BBM dari Fakfak. Semoga tiba secepatnya agar stok di SPBU tidak kosong," ujarnya.

Warga yang tidak berkenan menyebutkan identitasnya merasa khawatir dengan kondisi seperti ini. Karena masyarakat yang panik sehingga melakukan aksi beli dan penimbunan BBM.

"Akibat dari kelangkaan yang terjadi saat ini sudah cukup meresahkan. Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi saat ini," ucapnya, Jumat (12/11/2021).

Ia berharap pemerintah dapat mengontrol penjualan BBM di Bintuni, secara khusus premium atau petralite .

"Memang kita cari bensin sekarang sulit, saya biasa beli dieceran karena malas antre panjang. Tadi saya dapat satu botol saja harganya Rp 25 ribu," jelasnya.

Dikutip dari group WhatsApp Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menyampaikan, kelangkaan BBM yang terjadi saat ini bukan hanya terjadi di Bintuni tapi hampir sebagian daerah di Papua Barat seperti di Sorong dan Manokwari.

"Kelangkaan terjadi karena kebijakan teknis yang ditetapkan oleh PT Pertamina," kata Bupati. (hs)



TAGS :

Komentar