Tekan Lakalantas, Polres Teluk Bintuni Gelar Operasi Zebra Masinam 2021

  • 16 November 2021 01:43 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BINTUNI - Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar memimpin apel gelar pasukan Operasi Masinam Tahun 2021. Apel gelar pasukan diikuti oleh POM TNI, Satpol PP dan Dishub digelar di lapangan Polres Teluk Bintuni, Senin (15/11/2021).

AKBP Junov Siregar dalam amanatnya mengatakan, apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polda Papua Barat dalam menciptakan masyarakat yang tertib, patuh hukum dalam berlalu lintas, serta sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personel beserta kelengkapan sarpras sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

"Permasalahan di bidang lalu lintas di masa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis, hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya," kata Kapolres.

Modernisasi ini ucap Kapolres perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut sesuai amanat Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Ditambahkan, kamseltibcar lantas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.

"Pelaksanaan Operasi Zebra Mansinam Tahun 2021 ini berbeda dengan pelaksanaan operasi zebra pada tahun-tahun sebelumnya karena pelaksanaan operasi zebra tahun ini dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19," terangnya.

Dikatakan, sesuai dengan rencana garis besar operasi, kegiatan ini dilaksanakan seratus persen berupa giat dengan mengedepankan preemtif dan preventif dengan mengedepankan kegiatan edukasi, persuasif, simpatik dan humanis.

Hal ini dimaksudkan untuk mememberikan kesadaran kepada masyarakat terhadap tata tertib dalam berlalu lintas maupun tumbuhnya disiplin masyarakat dalam menerapkan pola adaptasi kebiasaan baru guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Papua Barat.

Selain kegiatan bersifat humanis lanjutnya, perhatian operasi zebra saat ini juga di titik beratkan pada upaya penurunan titik lokasi kemacetan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing (tematik) namun tetap mempedomani protokol kesehatan. 

"Dengan sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi gangguan (G), ambang gangguan ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan laka pelanggaran, dan lakka lantas," jelas Kapolres.

Ia lalu mengungkapkan, data jumlah kecelakaan lalu lintas Operasi Zebra Mansinam 2019 mengalami penurunan sebanyak 67 persen dibandingkan periode tahun 2018. 

Data jumlah kecelakaan lalu lintas Operasi Zebra Mansinam tahun 2020 mengalami penurunan sebanyak 12 persen dibandingkan periode tahun 2019.

Ditambahkan, Operasi Zebra Mansinam tahun 2021 ini akan dilaksanakan selama 14 hari, yang dimulai dari tanggal 15 November sampai dengan 28 November 2021 secara serentak di seluruh indonesia.

Sasaran prioritas operasi zebra tahun 2021 di wilayah Polda Papua Barat yaitu pengemudi sepeda motor yang tidak mengunakan menggunakan helm, menerobos traffic light, mengemudikan kendaraan bermotor dalam keadaan dipengaruhi minuman beralkohol dan anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan.

"Dengan penindakan sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas tersebut, maka diharapkan operasi zebra tahun ini dapat menekan angka jumlah korban fatalitas, meminimalisir kemacetan lalu lintas dan terwujudnya kamseltibcar lantas yang dilaksanakan 100 persen giat preemtif dan preventif dengan mengedepankan kegiatan edukasi, persuasif, humanis guna meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polantas," tutup Kapolres. (hs)



TAGS :

Komentar