Nurdin Abdullah Dituntut 6 Tahun Penjara dan Bayar Pengganti Rp6,8 Miliar

  • 17 November 2021 11:24 WITA
Sidang Tuntutan Nurdin Abdullah Digelar Secara Online dan Ditayangkan Langsung oleh YouTube KPK RI

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah agar dihukum enam tahun penjara. Nurdin juga dituntut untuk membayar denda sebesar Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan.

Jaksa meyakini Nurdin Abdullah telah menerima suap dan gratifikasi bersama-sama dengan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Edy Rahmat, terkait sejumlah proyek di Sulawesi Selatan. Nurdin Abdullah disebut sudah menerima suap dan gratifikasi sejak menjabat Bupati Bantaeng.

"Menyatakan terdakwa M Nurdin Abdullah telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata Jaksa KPK, Zainal Abidin saat membacakan surat tuntutan yang ditayangkan melalui akun YouTube KPK RI, Senin (16/11/2021).

"Menjatuhkan kepada terdakwa M Nurdin Abdullah oleh karena itu dengan pidana penjara selama enam tahun dan denda sebesar Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan," imbuhnya.

Tak hanya itu, jaksa juga menuntut agar Nurdin Abdullah dijatuhi pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti atas tindak pidana korupsinya, serta pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik.

Nurdin Abdullah dituntut oleh jaksa untuk membayar uang pengganti Rp3,18 miliar dan 350.000 dolar Singapura atau setara Rp3,67 miliar. Jika dikalkulasikan, uang pengganti yang dituntut harus dibayarkan Nurdin Abdullah yakni sekira Rp6,8 miliar.


Halaman :

TAGS :

Komentar