KPK Tepis Tudingan Kerap Bocorkan Informasi Penyelidikan Dugaan Korupsi

  • 22 November 2021 17:50 WITA
Jubir KPK Ali Fikri

Males Baca?

"Mengapa disebut terbuka, karena KPK dapat memanggil pihak terkait melalui surat dinas, atau meminta data dan Informasi yang dibutuhkan kepada instansi/lembaga yang memiliki data dan informasi tersebut," imbuhnya.

Ali merasa KPK selalu menjunjung tinggi transparansi dalam menjalankan tugas-tugas pemberantasan korupsi. Di sisi lain, sambungnya, KPK juga berkomitmen menjaga kerahasiaan informasi yang belum bisa disampaikan kepada publik.

"Kami tentu menjunjung tinggi azas transparansi dalam kerja-kerja KPK, sekaligus tetap menjaga kerahasiaan sebuah Informasi yang memang belum bisa disampaikan kepada publik, agar proses-proses penanganan perkara tidak terganggu dan menjaga kerahasiaan identitas pelapor serta pihak-pihak lainnya," pungkasnya.

Penjelasan resmi Ali Fikri tersebut diketahui untuk menanggapi pernyataan mantan penyelidik KPK, Aulia Postiera. Di mana, Aulia melalui akun Twitter pribadinya @paijodirajo sempat mengkritisi sikap lembaga antirasuah di bawah kepemimpinan Firli Bahuri.

Aulia menyebut KPK kini lebih sering mengungkap informasi terkait penyelidikan suatu dugaan tindak pidana korupsi. Kebijakan itu justru berbanding terbalik dengan proses penyidikan yang lamban diumumkan.

"Kebiasaan buruk KPK jaman Firli cs : 1. Mengumumkan kasus yang masih dalam tahap penyelidikan. 2. Tidak mengumumkan tersangka saat Sprindik diterbitkan. Mengumumkan hanya saat penangkapan. Kira-kira apa maksudnya ya?," Demikian cuitan Aulia melalui akun Twitter pribadinya. (ads)


Halaman :

TAGS :

Komentar