Ajukan Pembelaan, Zainal Tayeb Minta Dibebaskan

  • 22 November 2021 19:15 WITA

Males Baca?

 

MCWNEWS.COMDENPASAR - Tim kuasa hukum Zainal Tayeb diberi kesempatan membacakan nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan 3 tahun penjara yang dimohonkan tim Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejari Badung pada sidang sebelumnya. 

Meski hanya diberi waktu singkat dalam menyusun pembelaan, tapi banyak hal yang dikupas oleh tim kuasa hukum terdakwa termasuk kronologis kejadian menurut versi terdakwa Zainal Tayeb.

Poin penting dari kronologis yang dipaparkan dalam pembelaan adalah menyatakan tidak pernah ada jual beli tanah antara terdakwa dan korban, Hedar Giacomo Boy Syam.

Dalam pembelaan juga disebutkan tidak pernah terungkap adanya Akta Jual Beli (AJB). 

Yang kedua, dalam pembelaan juga dipaparkan bahwa, luas objek dari Ombak Lexury Residence adalah 17.000M2, tapi yang diperjanjikan hanya 13.700M2."Luas tanah yang diperjanjikan itu berasal dari 9 sertifikat induk yang luasnya adalah 17.000M2," jelas tim kuasa hukum terdakwa, Senin, (22/11/2021).

Dalam pembelaan, tim kuasa hukum terdakwa juga menyebutkan bahwa surat tuntuntan jaksa yang mengurai tentang kronologi kejadian yang dikaitkan dengan unsur dalam Pasal 266 KUHP, sangatlah tidak berkesesuaian dengan fakta yang telah diungkap dalam persidangan. 


Halaman :

TAGS :

Komentar