KPK Kantongi 266 Laporan Dugaan Korupsi di Papua

  • 24 November 2021 16:25 WITA
Rakor Program Pendampingan dan Pengawasan Daerah Papua

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi sebanyak 266 laporan dugaan korupsi dari Papua. Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pendampingan dan Pengawasan Daerah Papua yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah.

"Tidak kurang dari 266 laporan masyarakat yang KPK terima dari Papua," kata Alex, sapaan karib Alexander Marwata melalui keterangan resminya, Rabu (24/11/2021).

Baca juga:
Peringatan KPK untuk Para Kepala Daerah soal Tata Kelola Pemerintahan di Papua

"Kami menilai ada potensi korupsi di dalamnya yang tidak harus selalu ditangani oleh KPK karena keterbatasan kewenangan KPK. Laporan pengaduan masyarakat tersebut bisa juga kami limpahkah ke inspektorat untuk diproses," ujarnya.

Alex mengaku bahwa KPK memiliki keterbatasan dalam kewenangan untuk menindaklanjuti semua laporan dugaan korupsi tersebut. Oleh karenanya, ia meminta agar inspektorat untuk nantinya menindaklanjuti laporan tersebut.

Namun, Alex memahami bahwa kapasitas inspektorat masih terbatas. Meskipun, kata dia, dari aspek aturan, Inspektorat seharusnya sudah punya Inspektur Pembantu (Irban) Investigasi. Tapi faktanya, belum semua inspektorat punya Irban Investigasi. "Hal ini menjadi tugas BPKP ke depan," imbuhnya 


Halaman :

TAGS :

Komentar