Kejari Badung Terima Pelimpahan Tahap 2 Perkara Pemalsuan Surat

  • 24 November 2021 17:20 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, BADUNG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung menerima pelimpahan tahap 2 (pelimpahan tersangka dan barang bukti) perkara pemalsuan surat dengan tersangka Abdul Munir, S.Ag dan Suraji.

Kepala Kejaksaan Negeri Badung
I Ketut Maha Agung menerangkan, pelimpahan diterima oleh Jaksa Hits Kejari Badung Putu Yumi Antari dan Si Ayu Alit Sutari Dewi.

Kajari menerangkan, kasus ini bermula ketika tersangka Suraji mendatangi Abdul Munir untuk membuat surat pernyataan kematian untuk istrinya bernama Diah Suartini sekitar bulan Agustus 2019.

Abdul Munir selaku Kepala KUA Petang kemudian membuatkan surat pernyataan kematian dan surat keterangan kematian atas nama Diah Suartini.

"Selain surat pernyataan kematian dan surat keterangan kematian, juga dibuat KTP dan KK atas nama Suraji dan Hernanik," kata Kajari Badung, Rabu (24/11/2021).

Surat-surat tersebut kemudian digunakan oleh tersangka Suraji sebagai lampiran persyaratan pengurusan perkawinan antara dirinya dengan Hernanik.

Namun yang menjadi persoalan, Diah Suartini belum meninggal dunia dan masih hidup, serta sehat walafiat sampai saat ini.

"Di mana tersangka Suraji statusnya masih menjadi suami sah dari korban Diah Suartini. Sehingga dengan adanya hal ini menimbulkan kerugian yaitu berdampak psikologis bagi korban yang masih sampai saat ini dalam keadaan hidup," jelas Kajari Badung.

Atas perbuatannya, Abdul Munir dan Suraji didakwa dengan Pasal 263 KUHP atau Pasal 264 KUHP atau Pasal 264 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal selama 8 tahun. (ag/lis)



TAGS :

Komentar