Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Bui dan Wajib Bayar Rp6 Miliar

  • 30 November 2021 10:25 WITA
Sidang putusan Nurdin Abdullah Digelar Secara Virtual dari Pengadilan Negeri Makassar

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah divonis lima tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Makassar. Mantan Bupati Bantaeng tersebut juga dijatuhi hukuman untuk membayar denda sebesar Rp500 juta subsidair empat bulan kurungan.

Majelis hakim menyatakan Nurdin Abdullah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan perbuatan korupsi secara bersama-sama. Ia terbukti menerima suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek di lingkungan Sulawesi Selatan.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Nurdin Abdullah telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (29/11/2021), malam.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu pidana penjara selama lima tahun dan denda sebesar Rp500 juta yang apabila tidak dibayarkan maka akan diganti dengan pidana empat bulan kurungan," imbuhnya.

Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Nurdin Abdullah berupa kewajiban untuk membayar uang pengganti. Nurdin Abdullah diwajibkan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp2,187 miliar dan 350.000 dolar Singapura atau setara Rp3,667 miliar.

Jika dikalkulasikan, uang pengganti yang harus dibayarkan Nurdin Abdullah yakni sekira Rp5,8 miliar. Dan apabila uang pengganti tersebut ditambah denda, maka Nurdin Abdullah wajib membayar kepada negara sekira Rp6,3 miliar. 

"Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp2,187 miliar dan 350.000 dolar Singapura," kata Hakim Ibrahim.


Halaman :

TAGS :

Komentar