KPK Hormati Vonis Hakim terhadap Nurdin Abdullah, Tapi Pikir-pikir Banding Atau Terima

  • 30 November 2021 11:01 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri menyatakan bahwa pihaknya menghormati vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tipikor Makassar terhadap Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. 

Kendati demikian, kata Ali, KPK masih memerlukan waktu untuk berpikir-pikir dulu. KPK belum memutuskan apakah akan menerima putusan tersebut atau mengajukan upaya hukum banding ke pengadilan tinggi.

"Tentu kami hormati putusan majelis hakim dimaksud. Saat ini tim jaksa menyatakan pikir-pikir dalam waktu 7 hari ke depan setelah putusan dibacakan," kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (30/11/2021).

Hingga kini, KPK masih menunggu salinan resmi putusan Nurdin Abdullah dari pengadilan negeri Makassar untuk dipelajari lebih lanjut. Setelah mempelajari putusan tersebut, KPK baru akan menentukan sikap apakah menerima atau mengajukan banding.

"Kami akan pelajari secara utuh seluruh pertimbangan majelis hakim. Kemudian setelahnya kami segera tentukan sikap atas putusan dimaksud," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipikor Makassar menjatuhkan hukuman lima tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair empat bulan kurungan terhadap Nurdin Abdullah. Mantan Bupati Bantaeng tersebut dinyatakan terbukti bersalah menerima suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek di Provinsi Sulawesi Selatan.

Putusan pidana penjara tersebut lebih rendah setahun dari tuntutan yang diajukan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di mana sebelumnya, jaksa menuntut agar Nurdin dijatuhi hukuman selama enam tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan.


Halaman :

TAGS :

Komentar