LP3BH Sambut Baik Langkah Polisi Selidiki Penyalahgunaan Dana Yayasan Tipari Teminabuan

  • 02 Desember 2021 12:14 WITA
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy

Males Baca?


MCWNEWS.COM, MANOKWARI - Polisi mulai melakukan langkah hukum dengan menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan kepada Yayasan Tipari Teminabuan pada tahun anggaran (TA) 2017 sampai dengan 2019.

Hal tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor : Sprin.Lidik/105 a/XI/Res.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 15 November 2021.

"Saya memberi apresiasi kepada Kapolda Papua Barat dan jajarannya yang sudah melakukan langkah hukum tersebut," kata Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy, Kamis (2/12/2021).

Sebagai advokat, Yan menyatakan langkah penyelidikan ini sangat baik, elegan dan berdasar hukum untuk menelusuri lebih jauh pengelolaan dana hibah dari pemerintah Kabupaten Sorong Selatan yang selema tahun 2017-2019 telah dikucurkan ke Yayasan Tipari Teminabuan.

Di mana menurutnya dana tersebut untuk membangun Universitas Werisar, namun hingga saat ini hanya berdiri pondasi berikut tiang-tiang atau pilar-pilarnya saja. 

"Sesuai data kami di LP3BH Manokwari sekitar Rp7 milyar lebih telah dikucurkan oleh Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan kepada Yayasan Tipari yang salah satu pendirinya adalah Bupati Sorong Selatan Samsuddin Anggiluli serta Ketua Yayasan nya adalah Beatrix Msiren yang sehari-harinya adalah istri sah dari Samsuddin Anggiluli," ucapnya.

"Kami akan terus mengkawal proses penegakan hukum yamg sedang dilakukan oleh Polda Papua Barat melalui Direktur Reskrimsus Kombes Pol. Romilus Tamtelahitu dan para penyidiknya saat ini," tegasnya. (ag/ycw)



TAGS :

Komentar