Diduga Ulah Mafia Tanah, Sengketa Lahan di Bali Semakin Tinggi

  • 02 Desember 2021 18:50 WITA
Pengamat sekaligus praktisi hukum, Charlie Usfunan

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR -Belakangan ini kasus sengketa lahan atau tanah semakin marak di Bali. Entah apa penyebabnya, tapi sebagain warga menilai salah satu penyebab maraknya kasus sengketa lahan ini katena adanya mafia tanah. 

Pengamat sekaligus praktisi hukum, Charlie Usfunan mengungkap bahwa, maraknya sengketa tanah di Bali juga dikarenakan tingginya permintaan tanah di Bali. 

“Selain itu peran mafia tanah yang bermain juga sebagai salah satu penyebab kasus sengketa tanah semakin meningkat," kata pengacara muda, Charlie Usfunan yang dihubungi MCWNEWS.COM,  Kamis (2/12/2021).

Charlie menerangkan mafia tanah ini tidak hanya melakukan aksinya secara individu. Namun saat ini sudah banyak mafia tanah yang memiliki kelompok atau jaringan yang juga melibatkan oknum di Badan Pertanahan Negara (BPN). 

Beberapa kasus yang banyak terjadi, antara lain melakukan pemalsuan dokumen, pendudukan ilegal atau tanpa hak, mencari legalitas di pengadilan, rekayasa perkara, kolusi dengan oknum aparat pertanahan dan motif lainnya.

“Para mafia tanah ini bisanya disokong pendana yang siap mengucurkan uangnya untuk bisa menguasai tanah secara ilegal," tegas pengacara asal NTT yang juga promotor tinju ini.

"Pendana ini juga memiliki jaringan mafia tanah yang memiliki akses ke BPN hingga aparat penegak hukum. Biasanya mereka bermain di lokasi strategis yang memiliki nilai tanah yang tinggi," tambahnya pengacara lulusan S2 Universitas Udayana ini.


Halaman :

TAGS :

Komentar