Kasus Gara-Gara Motor Ditarik Collector, Akhirnya Bergulir di PN Denpasar

  • 02 Desember 2021 19:45 WITA
Ilustrasi

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Sidang kasus pengeroyokan yang terjadi di kantor PT. Beta mandiri Muti Solution (BMMS) Jl. Gunung Patuha VII No.9C Monang Maning Denpasar sudah masuk dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Dalam perkara yang menyebabkan Ketut Widiada alias Jero Dolah mengalami sejumlah luka ini menyeret enam orang tersangka. Mereka adalah Benny Bakarbessy (41), Jos bush Likumahuwa (30), Fendy Kainama (31), Gerson Pattiwaelapia (33), I Gusti Bagus Christian Alevanto (33), Dominggur Bakarbessy (33). 

Diketahui dalam perkara ini ada satu terdakwa lagi yaitu atas nama I Wayan Sadia. Untuk I Wayan Sadia disidang secara terpisahkan. Ini karena korban dalam kasus I Wayan Sadia yaitu atas nama Gede Budiarsana tewas ditempat kejadian. 

Sementara sebagaimana dalam dakwaan Benny Bakarbessy dkk terungkap, kasus pengeroyokan ini terjadi pada hari Hari Jumat tanggal 23 Juli 2021 sekitar pukul 14.30 Wita di kantor PT. Beta mandiri Muti Solution Jl. Gunung Patuha VII No.9C Monang Maning Denpasar. 

Kejadian berawal saat saksi korban Ketut Widiada alias Jero Dolah mendatangi kantor didatangiPT. Beta mandiri Muti Solution terkait sepeda motor Yamaha lexi warna yang hendak ditarik karena menunggak pembayaran kreditnya selama 1 (satu ) tahun di Finance BAF.

Sesampainya di sana, Jero Dolah yang membawa serta Gede Budiarsana berbincang dengan para terdakwa sampai akhirnya terjadi ketegangan.”Saat terjadi ketegangan, Jero Dolah mengambil Hp dan hendak merekam,” sebut jaksa dalam dakwaannya.

Melihat itu, terdakwa Jos Bus Likumahuwa langsung merampas Hp terbut. Tapi aksi terdakwa Jos Bus Likumahuwa membuat Jero Dolah tidak terima dan mendorongnya. Kejadian ini membuat terdakwa Gerson marah dan langsung memukul pipi kiri Jero Dolah. 


Halaman :

TAGS :

Komentar