Diduga Korban Penipuan, Warga Mengadu ke Kepala Desa

  • 27 Desember 2021 22:20 WITA
Perbekel Desa Padangsambian Kelod I GD Wijaya Saputra SH (tengah) bersama warganya

Males Baca?

“Tapi anehnya dari tahun 1998 sampai saat ini kami belum mendapatkan tanah LC yang dimaksud, padahal tetangga yang lain sudah dapat,” cetus Sandiantara. Atas keanehan inilah pihaknya lantas mengadukan nasibnya ke Perbekel Desa Padangsambian Kelod. 

Sementara itu Perbekel Desa Padangsambian Kelod I GD Wijaya Saputra SH yang ditemui ditempat yang sama membenarkan telah menerima pengaduan dari warganya yang bernama Wayan Matur dan Gede Sandiantara. 

“Benar kami telah menerima pengaduan dari warga kami soal tanah LC yang terjadi di tahun 1998 silam. Katanya dari program LC itu sampai saat ini dia tidak menerima tanah pengganti,” jelasnya kepada wartawan. 

Atas persoalan ini, Wijaya Saputra pun meminta kepada pihak terkait untuk membantu persoalan ini.

"Saya selaku Perbekel memohon dan meminta kepada pihak yang berkepintingan untuk bisa membantu warga kami sedang bermasalah ini,” ujarnya. 

Diakuinya bahwa, masih banyak warganya yang awam dengan persoalan tanah atau persoalan hukum. Untuk itu dia pun menghimbau kepada warganya apabila mengalami persoalan yang sama, agar sesegera mungkin melapor kepada pihak yang berwajib. 

“Saya juga menghimbau kepada warga saya agar jangan begitu saja menyerahkan surat-surat apalagi surat berharga sepeti sertifikat tanah, tapi jika memang hal semacam ini ada, maka kami siap membantu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (el/jk)


Halaman :

TAGS :

Komentar