Dapat Rapor Merah dari ICW, Begini Respon KPK

  • 31 Desember 2021 11:05 WITA
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) memberi rapor merah kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kinerjanya baik di bidang pencegahan, penindakan, maupun pendidikan masyarakat, sepanjang 2021. Rapor merah tersebut diberikan ICW tepat di hari jadi KPK yang ke-18 pada Rabu, 29 Desember 2021.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan tidak masalah diberikan rapor merah atau penilaian buruk atas kinerja pemberantasan korupsi sepanjang 2021 oleh ICW. KPK menghargai setiap persepsi publik. Termasuk, sebagian pandangan yang memberikan kritik dan masukan terhadap KPK.

"Kami, sedari awal berdiri, selalu menempatkan masyarakat sebagai mitra penting untuk mendukung tugas-tugas pemberantasan korupsi. Oleh karenanya KPK terus membuka diri terhadap setiap saran yang konstruktif demi langkah-langkah perbaikan kedepannya," kata Ali melalui pesan singkatnya, Jumat (31/12/2021).

Kendati demikian, Ali Fikri mewakili KPK mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memahami secara utuh tugas dan kinerja pemberantasan korupsi. Sehingga, ditekankan Ali, publik bisa memberikan saran dan masukan yang tepat untuk perbaikan ke depannya.

"Bahwa KPK kini secara simultan dan terintegrasi menerapkan tiga strategi pemberantasan korupsi: pendidikan, pencegahan, dan penindakan secara sekaligus. Sehingga kinerja dan capaiannya tentu juga berbasis pada ketiga strategi yang dterapkan tersebut," beber Ali.

Menurut Ali, capaian kinerja pemberantasan korupsi tidak sebatas penindakan saja, apalagi hanya menghitung jumlah Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sebab, Ali menilai bahwa OTT hanya salah satu metode KPK dalam penindakan.

"Dan jika merujuk pada data, selama 2021 KPK melakukan 6 kali OTT sedangkan penerbitan sprindik total 105 dengan jumlah 123 tersangka," beber Ali.


Halaman :

TAGS :

Komentar