Pimpinan Hingga Pegawai KPK Tanda Tangani Perjanjian Kinerja 2022

  • 10 Januari 2022 18:30 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Pegawai hingga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandatangani perjanjian kinerja 2022. Para pegawai hingga pimpinan KPK berjanji bakal berkomitmen menjalankan tugas dan fungsinya memberantas korupsi.

Perjanjian kinerja ini sebagai komitmen seluruh insan KPK untuk dapat mencapai target yang telah ditetapkan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Dalam sambutannya, Ketua KPK Firli Bahuri berpesan agar setiap insan KPK memberikan kontribusi dan terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan tugas pemberantasan korupsi.

"Orkestrasi pemberantasan korupsi melalui sinergi, baik dalam tataran internal KPK, antar-lembaga, ataupun semua pihak, adalah sebuah keniscayaan agar kita bisa mewujudkan bangsa Indonesia yang maju, makmur, sejahera, bersih dari korupsi," ujar Firli melalui keterangan resminya, Senin (10/1/2022).

Lebih lanjut, Firli Bahuri berpesan kepada para deputi, direktur, dan kepala biro agar mencermati secara detil jabaran dalam dokumen perjanjian kinerja. Sehingga, setiap unit kerja dapat mencapai target yang telah ditetapkan baik dalam tataran Sasaran Strategis maupun Indikator Kontrak Kinerja (IKU).

Menurut Firli, pencapaian kinerja tersebut yaitu dengan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki serta dengan tetap melakukan kolaborasi dan sinergi antar-unit maupun pihak-pihak lainnya. Firli meminta semuanya untuk fokus di 2022.

Berdasarkan peta atrategis KPK tahun 2022 pada perspektif pemangku kepentingan, target kinerja lembaga antirasuh yaitu meningkatnya integritas penyelenggara negara. Kemudian, meningkatnya sistem penyelenggaraan pemerintahan negara dan pengelolaan keuangan negara yang antikorupsi, serta meningkatnya penegakan hukum korupsi.

Selanjutnya, pada perspektif proses internal, mencakup target untuk meningkatkan sikap dan perilaku antikorupsi penyelenggara negara, pelaku usaha dan masyarakat, meningkatkan efektivitas sistem pencegahan tindak pidana korupsi, meningkatkan efektivitas dan efisiensi penindakan tindak pidana korupsi, meningkatkan efektivitas koordinasi dan supervisi, serta meningkatkan keterpaduan pemberantasan korupsi.

"Pemberantasan korupsi adalah kerja panjang yang terus berkelanjutan. Tahun 2021, KPK telah menyampaikan capaian kinerjanya pada aspek pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Capaian-capaian tersebut harus terus ditingkatkan untuk melaksanakan tugas pemberantasan korupsi kedepannya," beber Firli.

"Evaluasi kinerja tahun 2021 menjadi titik tolak kita untuk menyongsong 2022, karena tantangan tentunya juga semakin meningkat, dan saya juga berharap hal ini dibarengi dengan peningkatan kinerja," pungkasnya. (ads)



TAGS :

Komentar