KPK Korek Pengakuan Bupati Muba Dodi Alex Noerdin soal Uang Rp1,5 Miliar Hasil OTT

  • 11 Januari 2022 11:06 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Bupati nonaktif Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Putra kandung mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin tersebut diperiksa pada Senin, (10/1/2022), kemarin.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri membeberkan hasil pemeriksaan terhadap Dodi Alex Noerdin. Penyidik mengorek pengakuan Dodi Alex Noerdin soal uang Rp1,5 miliar yang diamankan saat Operasi Tangkap Tangan (OTT). Uang sebesar Rp1,5 miliar itu diamankan KPK dari tas yang dibawa oleh ajudan Dodi Alex Noerdin.

"Penyidik telah memeriksa tersangka DRA dengan statusnya sebagai tersangka dan dilakukan pendalaman keterangan antara lain terkait dengan uang tunai sejumlah Rp1,5 miliar yang diduga dibawa oleh tersangka saat dilakukan tangkap tangan. Dikonfirmasi juga mengenai asal usul uang tersebut," kata Ali melalui pesan singkatnya, Selasa (11/1/2022).

Diketahui sebelumnya, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto sempat mengungkap rencana penggunaan uang Rp1,5 miliar yang dibawa Dodi Alex Noerdin ke Jakarta. Kat Karyoto, uang itu rencananya akan digunakan Dodi untuk membayar pengacara dalam rangka membantu mengurus perkara bapaknya, Alex Noerdin.

"Masalah uang yang Rp1,5 miliar itu memang kaitannya katanya untuk fee lawyer, fee lawyer sudah dibawa tapi belum diberikan, dan itu adalah rangkaian dari uang kepunyaan dari yang sekarang sudah menjadi tersangka tetap diamankan," kata Karyoto saat dikonfirmasi, Jumat (26/11/2021).

"Masalah pengembangan fee lawyer dan lain-lain itu ya kalau memang itu fee lawyer udah nyebrang sebenarnya, udah jadi barang halal, tapi belum nyebrang ya buru-buru kita ambil," imbuhnya.


Halaman :

TAGS :

Komentar