Ajukan Pembelaan, Jaksa Palsu Minta Dibebaskan

  • 11 Januari 2022 18:30 WITA
Jaksa Palsu, Setiadjie Munawar

Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Terdakwa kasus dugaan penggelapan dan penipuan dengan mengaku-ngaku sebagai jaksa, Setiadjie Munawar, Selasa (11/1/2022) diberi kesempatan untuk membacakan pembelaan. 

Dalam sidang daring pimpinan hakim Ketut Kimiarsa, terdakwa Setiadi Munawar yang sebelum dituntut hukuman 4 tahun penjara melalui pembelaannya memohon kepada majelis hakim untuk membebaskannya dari segala tuntutan jaksa. 

Dalam pembelaan, terdakwa menganggap banyak hal yang tidak diungkapkan oleh saksi-saksi dan juga oleh jaksa selama proses persidangan. terdakwa menganggap masih ada hal penting yang sengaja ditutupi oleh saksi. 
 

Salah satunya berkaitan dengan keterangan saksi korban Liana Rosita Irawan. Menurut terdakwa, saat memberikan kesaksiannya, saksi Liana tidak menjelaskan soal pelaporannya ke Polresta Denpasar. 

Menurut terdakwa, fakta yang terjadi adalah saksi Liana Rosita sebelum melaporkan kasusnya ke Polresta terlebih dahulu diminta datang ke Kejaksaan Tinggi oleh saksi Mariza dan Gusdek dari Intel Kejati Bali. 

"Saat itu saksi Liana diminta untuk melaporkan saya atas kasus dugaan penggelapan ke Polresta Denpasar, " ujar terdakwa dalam pembelaannya yang dibacakan di muka sidang. 

Dikatakan, dimuka sidang saksi Liana Rosita juga tidak mengungkapkan soal perkataannya yang meminta agar terdakwa mengembalikan uangnya agar tidak menjadi permasalahan. 

Selain itu, saksi Liana Rosita juga menjelaskan bahwa, dia di BAP di penyidik pada tanggal 12 Agustus 2021 sekitar pukul 14.00 Wita. Tapi Anehnya, saksi baru membuat laporan polisi terkait kasus ini pada tanggal 12 Agustus 2021 pukul 16.00 Wita.

Terdakwa juga mengatakan bahwa, dalam perkara ini dia tidak bersalah. Memang janji yang ditawarkan kepada saksi korban yaitu untuk mengusahakan agar bisa melaksanakan ekskusi terhadap lahan milik saksi di Baler Bale Agung, Jembrana belum terlaksana. 

Tapi, eksekusi belum bisa dilakukan karena kuasa hukum Liana Rosita yaitu, Ni Made Widiastuti dan Tulus belum selesai melakukan pemblokiran serta proses balik nama lahan milik korban yang akan dimohonkan eksekusi. 


Halaman :

TAGS :

Komentar