KPK Jebloskan Petinggi Waskita Karya ke Penjara

  • 12 Januari 2022 07:07 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya resmi menahan petinggi PT Waskita Karya (WSKT), Adi Wibowo (AW). Adi Wibowo merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung IPDN di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tahun anggaran 2011.

Adi Wibowo dijebloskan ke penjara setelah rampung diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka oleh tim penyidik, hari ini. Mantan Direktur Operasi PT Waskita Karya tersebut ditahan setelah tiga tahun menyandang status sebagai tersangka.

"Tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan pada tersangka AW selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 11 Januari 2022 sampai 30 Januari 2022 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022).

Adi Wibowo akan menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari. Hal itu untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 di lingkungan lembaga antirasuah. "Tentunya akan lebih dulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari untuk mencegah penyebaran Covid 19 di dalam lingkungan Rutan KPK," pungkasnya.

Dalam perkara ini, Adi Wibowo diduga telah merugikan keuangan negara mencapai sekira Rp27 miliar dari total nilai kontrak proyek Rp125 miliar. Adi diduga korupsi pembangunan gedung IPDN di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tahun anggaran 2011, saat menjabat sebagai Kepala Divisi I PT Waskita Karya.

Adi disebut telah merancang serta mengatur para kontraktor untuk memasang harga tinggi saat mengikuti lelang proyek pembangunan gedung kampus IPDN Gowa, Sulawesi Selatan. Adi diduga sengaja mensiasati dokumen para kontraktor agar tidak menang lelang proyek. Sehingga, proyek pembangunan gedung kampus IPDN di Gowa dikerjakan oleh PT Waskita Karya.


Halaman :

TAGS :

Komentar