Jelang PTM, Dikbudpora Kabupaten Teluk Bintuni Kejar Target Vaksinasi

  • 13 Januari 2022 16:40 WITA
Sekretaris Dinas Pendidikan Kebudayaan Dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni Daniel Dudung, Kamis (13/1/2022)

Males Baca?

 

MCWNEWS.COM, BINTUNI - Dinas Dikbudpora Kabupaten Teluk Bintuni melakukan sosialisasi percepatan vaksin Covid-19. Ini dilakukan dalam rangka pemantapan pembelajaran tatap muka (PTM) tahun 2022.

Sosialisasi di alah satu ruangan SD Negeri Terpadu Bintuni, Kamis (13/1/2022) dihadiri Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar, Sekretaris Dinas Pendidikan kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni Daniel Dudung, Kabag Ops Polres Teluk Bintuni Kompol Alexander Putra.

Danramil 1806-01/Bintuni Lettu Cba SM Womsiwor, Kapolsek Bintuni Iptu Muh. Irdyan S., Dr Jemi Tubung spesialis penyakit dalam, Berliana Dolok Saribu Seksi Survelens dan Imunisasi, serta beberapa Kepala Sekolah dari tingkat dasar hingga atas hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Kapolres Teluk Bintuni mengatakan, sejak awal bertugas di Polres Teluk Bintuni tanggal 13 Agustus 2021 sampai hari ini, dirinya telah menjalankan perintah dari Kapolda Papua Barat untuk mengejar target vaksinasi.

"Saat awal masuk vaksinasi baru 17 persen atau 10 ribu sekian, padahal target kita sekitar 62 ribu sasaran," ucapnya.
 
Dijelaskan, hingga akhir Desember 2021, vaksinasi sudah mencapai 51 persen dan saat ini sudah mencapai 52 persen lebih. 

"Artinya sudah ada 33 ribu masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni yang sudah di vaksin untuk dosis satu. Jadi yang harus kami kejar sesuai dengan perintah Kapolda, kejar target sampai 70 persen," kata Junov Siregar.

Kendati ditarget 70 persen, namun keinginan pemerintah vaksinasi harus bisa mencapai target 100 persen. 

"Jadi tidak menutup kemungkinan nanti yang awalnya dari umur 12 tahun hingga 17 sudah bisa divaksin, untuk di wilayah Pulau Jawa sana sudah dibuka untuk umur 11 tahun, jadi anak SD kelas satu sampai lansia itu sudah bisa divaksin," tuturnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni, Daniel Dudung menjelaskan, vaksinasi untuk SMP dan SD adalah kewenangan dari Kabupaten.

"Sebenarnya saya sudah sampaikan pada tanggal 7 Januari di Polres. Kalau memang kita mau mengejar secepatnya 70 persen dari Satgas Covid-19 buat kami dinas pendidikan, katakanlah memberikan semacam edukasi, imbauan untuk menggugah hati daripada pihak sekolah terutama orangtua," ucapnya.

"Kalau memang murid berusia 12 tahun sampai 17 tahun bisa dijangkau sebanyak-banyaknya, mungkin ada surat dari Satgas Covid-19 kita lanjutkan ke pihak sekolah dari dinas," paparnya. (hs)



TAGS :

Komentar